Penyebab Gudang Pabrik ”King Kong” Terbakar Diduga Korsleting Listrik

* Tim Polres Tegal Kota Masih Kembangkan Penyelidikan 

WATER CANNON : Satu unit mobil water cannon Polres Tegal Kota menyemprotkan air di salah satu gudang yang terbakar. Untuk memadamkan kebakaran itu, selain diterjunkan water cannon, juga delapan unit mobil pemadam dari tiga daerah. Kota Tegal, Kabupaten Tegal dan Kabupaten Brebes.(Foto : smpantura.com/Riyono Toepra-red07)

TEGAL – Penyebab kebakaran hebat yang  terjadi di gudang pabrik obat nyamuk bakar ”King Kong”, di Jl Seram, Kelurahan Mintaragen, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal, sekitar pukul 20.30, Rabu (1/4), diduga kuat karena korsleting arus listrik.

Meski begitu, hingga kini belum ada keterangan resmi dari Polres Tegal Kota berkait penyebab kebakaran tersebut. Tapi berbagai keterangan saksi yang dihimpun penyidik di Unit III Sat Reskrim Polres Tegal Kota, dugaan sementara, banyak mengarah kebakaran itu akibat korsleting atau hubungan arus pendek listrik.

”Kami masih menyelidiki penyebab kebakaran ini,” terang Kapolres Tegal Kota AKBP Siti Rondhijah SSi melalui Kasat Reskrim AKP Agus Budi Yuwono SH MH.

Dari keterangan sejumlah saksi mata, kebakaran kali pertama diketahui ketika Ketua RT 1 RW 10 Kelurahan Mintaragen, Khalimi menerima laporan lisan dari salah seorang warganya. Bahwa ada kobaran api cukup hebat, menjulang tinggi, di salah satu gudang PT Ampuh Perkasa Jaya.

Khalimi bersama warga dan Ketua RT 2 RW 10 Kelurahan Mintaragen, Gunarto, kemudian bergegas memberitahu satpam yang jaga di bagian pintu depan pabrik produsen obat nyamuk bakar itu.

Atas laporan warga, kemudian salah seorang satpam pabrik itu, langsung menghubungi Unit Pemadam Kebakaran (Unit Damkar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di Jl Aiptu KS Tubun, Kelurahan Randugunting, Kecamatan Tegal Selatan, Kota Tegal.

Water Cannon

Api yang terus berkobar menjulang tinggi, dan merembet ke bangunan gudang lainnya, membuat empat unit mobil Damkar yang diterjunkan kewalahan, tak mampu menjinakkan amukan si jago merah.

Kasat Sabhara Polres Tegal Kota AKP Nasoir yang datang ke lokasi, kemudian menerjunkan satu unit mobil water cannon untuk memadamkan api. Karena api tak kunjung dapat dipadamkan, akhirnya diputuskan untuk meminta bantuan Unit Damkar dari daerah tetangga.

Tak lama kemudian, tiga unit mobil pemadam dari Kabupaten Tegal turut diterjunkan ke lokasi kejadian. Bahkan satu unit mobil pemadam dari Kabupaten Brebes juga terlihat turut berjibaku memadamkan kobaran api.

Perjuangan cukup melelahkan dari Unit Damkar tiga daerah dan Polres Tegal Kota, baru dapat meredakan kobaran api sekitar pukul 04.15, Kamis (2/4). Bahkan hingga pukul 05.30, masih terlihat kepulan asap putih dan percikan api kecil di sejumlah sudut gudang pabrik.

Kasat Reskrim Polres Tegal Kota AKP Agus Budi Yuwono SH MH mengatakan, api yang cepat merembet dan membesar, karena di dalam gudang banyak serbuk kayu dan bahan baku pembuatan obat nyamuk bakar.

”Kalau penyebabnya sampai sekarang masih kamin selidiki. Walaupun ada dugaan karena korsleting listrik, tapi penyidik belum memastikan penyebabnya. Juga tidak ada korban jiwa. Hanya kerugian materi saja,” ucap dia.

Sementara itu, akibat kebakaran itu, pihak penyidik juga belum bisa memastikannya. Demikian juga dari pihak pimpinan PT Ampuh Jaya Perkasa, belum dapat memerinci jumlah kerugiannya. Tapi bila melihat kondisi di lapangan akibat kebakaran itu, diperkirakan kerugian mencapai ratusan juta rupiah.(Riyono Toepra-red07)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.