Masuk Maribaya, Puluhan Perantau Disemprot Disinfektan

PENYEMPROTAN DISINFEKTAN : Seorang warga perantauan menjalani penyemprotan disinfektan di Polindes Maribaya, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal, Kamis (2/4).

KRAMAT – Pemerintah Desa Maribaya, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal, memperketat pengawasan terhadap para perantau yang pulang ke desa tersebut. Para perantau harus melalui bilik penyemprotan disinfektan untuk bisa masuk Maribaya. Usai disemprot dan didata, warga yang mudik harus melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing.

Wakil Ketua Tim Pencegahan Covid-19 Desa Maribaya, Surono mengatakan, hingga kini sudah ada 54 orang yang pulang kampung. Mereka telah melalui scaning di bilik disinfektan yang disediakan di Balai Desa Maribaya dan Polindes Maribaya. Dua bilik yang dibuat secara mandiri itu, digilir tiga shif yang melibatkan perangkat desa, BPD, Karang Taruna, Banser dan tim relawan pengurangan risiko bencana Maribaya.

“Para perantau dari berbagai daerah, termasuk daerah yang sudah terinfeksi Virus Korona. Tapi, sejauh ini belum keluhan dari para perantauan,” terangnya.

Namun demikian, lanjut dia, para perantau tetap diminta untuk melakukan isolasi mandiri selama 14 hari di rumah masing-masing. Jika warga tersebut mengalami gejala flu, batu, panas tinggi dan keluhan kesehatan lainnya, untuk segera menghubungi bidan desa atau puskesmas. Pihaknya mengakui adanya kemungkinan warga perantauan yang pulang tanpa menjalani proses sterilisasi. Akan tetapi, pihak desa sudah mengintruksikan kepada RT dan RW serta masyarakat untuk ikut melaporkan jika ada warga yang pulang dari luar kota.

“Kami mengharapkan kesadaran masyarakat yang baru pulang dari luar kota untuk didata dan disemprot,” pintanya.

Ditambahkan, penyemprotan disinfektan juga telah dilakukan untuk masjid, mushola, dan tempat pendidikan. Penyemprotan dilakukan dua tahap, dan untuk penyemprotan rumah dilakukan pihak RT masing-masing.

“Kami juga telah menghimbau untuk pangkalan truk, tempat hiburan dan panti pijat untuk tutup sementara. Tapi, masih terlihat banyak yang buka,” pungkasnya. (Wiwit-red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.