UPS dan PHB Terapkan Kuliah Daring

* Wisuda Bulan Maret Ditunda

SEPI MAHASISWA : Situasi dan kondisi di salah satu sudut kampus di UPS Tegal terlihat sepi dari keramaian mahasiswa, pascapenerapan kuliah dengan sistem daring.(Foto : smpantura.com/Riyono Toepra-red07)

TEGAL – Dua perguruan tinggi besar di Kota Tegal, Universitas Pancasakti (UPS) dan Politeknik Harapan Bersama (PHB), mengeluarkan kebijakan berkait pencegahan penularan atau penyebaran Virus Corona (Covid 19). Antara lain, keduanya menerapkan perkuliahan secara daring.

Surat Edaran yang dikeluarkan Rektor UPS Tegal dan Direktur PHB Tegal

Kebijakan itu dikeluarkan melalui surat edaran (SE) yang ditandatangani masing-masing pimpinan perguruan tinggi.

UPS Tegal ditandatangani Rektor Prof Dr Fahruddin MPd, dan PHB Tegal ditandatangani Direktur Mc Chambali BEng EE MKom.

Hanya saja, untuk UPS Tegal berlaku efektif sejak Senin (16/3) hingga Minggu (29/3). Untuk perguruan tinggi vokasi PHB Tegal, memberlakukan SE itu mulai Selasa (17/3) hingga Minggu (29/3).

”Perkuliahan di kampus digantikan dalam bentuk daring atau penugasan dengan menjaga substansi tanpa mengurangi capaian pembelajaran yang telah direncanakan,” terang Rektor Prof Dr Fahruddin MPd dalam SE yang ditandatangani Minggu (15/3).

Kegiatan akademik lainnya, yang bakal dihadiri banyak orang, seperti seminar, diskusi pelepasan calon wisudawan maupun wisuda, juga akan dijadwal ulang. Pihaknya akan menggelar rapat khusus berkait dengan penundaan tersebut.

Untuk rencana wisuda universitas, yang rencananya digelar pada Sabtu (21/3), ditunda, dan akan diinformasikan kepastian pelaksanaannya sambil menunggu situasi dan kondisi terakhir berkait upaya pencegahan penyebaran Covid 19.

Meski begitu, calon wisudawan tetap dapat mengambil ijazah, transkrip nilai, dan SKPI pada 20 April di BAAK.

”Perjalanan di dalam negeri dibatasi, tapi untuk yang keluar negeri di tunda sampai batas memungkinkan dan situasinya sudah membaik. Tentang perkuliahan daring, tak ada masalah. Karena pada intinya, tak beda jauh dengan sistem tatap muka langsung,” terang Wakil Ketua Yayasan Pendidikan Pancasakti (YPP) Dr Eddhie Praptono SH MH.

Bentuk Posyan

Sementara itu, kebijakan sama juga diberlakukan PHB Tegal. Antara lain, menunda perjalanan dinas dalam negeri dan luar negeri. Juga menunda segala kegiatan yang mengumpulkan banyak orang.

” Kami juga membentuk Pos Pelayanan (Posyan) terpadu khusus untuk penanganan Covid 19, pada Klinik Pratama Harapan Bersama. Hot Line Ulfatul Latifah SKM MKes (0857-4244-6855),” terang Direktur PHB Tegal Mc Chambali BEng EE MKom.

Pihaknya juga mengimbau bagi tamu yang akan masuk ke area kampus melakukan pengecekan kesehatan di pos keamanan kampus.

Bagi pegawai dan dosen yang kurang sehat (batuk, pilek, demam, dan sejenisnya) untuk beristirahat di rumah, dengan tetap meminta keterangan izin pada Bagian Kepegawaian kampus tersebut.

Kampus kini juga sudah menyediakan cairan pencuci tangan (hand sanitizer). Sebab seluruh civitas akademika wajib melakukan pola hidup bersih dengan cara mencuci tangan menggunakan hand sanitizer yang telah disediakan di setiap gedung.

”Kami juga berlakukan piket harian untuk pegawai dan dosen. Tapi tanpa pengajuan lembur kerja. O ya, seluruh area kampus juga sudah disemprot dengan disinfectant. Ini sebagai upaya pencegahan penyebaran Virus Corona,” ucap Direktur PHB Tegal didampingi Humas Hesti Widiyanti SE MSi.

Dia menambahkan, untuk pelayanan umum, petugas pelayanan diwajibkan memakai masker. Hal penting lainnya, untuk pelayanan penerimaan mahasiswa baru tetap buka seperti biasa, mulai pukul 08.00 hingga pukul 16.00.(Riyono Toepra-red07)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.