Suporter Persekat Dilatih Politik

PENDIDIKAN POLITIK : Koordinator Divisi Pengawasan Hubungan Masyarakat dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Kabupaten Tegal, Sri Anjarwati memberikan materi Sosialisasi Pengawasan Pemilu Partisipatif kepada suporter tim Persekat, Skaterz di Syailendra Convention Hall Grand Dian Hotel Slawi, Kamis (20/2). (SMPantura/Wiwit)

SLAWI – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Tegal memberikan pendidikan yang dikemas dalam acara Sosialisasi Pengawasan Pemilu Partisipatif kepada suporter tim Persatuan Sepak Bola Kabupaten Tegal (Persekat) yang akrab disebut Skaterz di Syailendra Convention Hall Grand Dian Hotel Slawi, Kamis (20/2). Skaterz diminta ikut berpartisipasi melaporkan segala bentuk pelanggaran Pemilu.

Divisi Hukum, Humas dan Hubal Bawaslu Kabupaten Tegal, Harpendi Dwi Pratiwi yang menjadi narasumber dalam acara tersebut mengatakan, tentang urgensi pengawasan partisipatif dalam Pemilu. Menurutnya, tim Skaterz yang merupakan warga Kabupaten Tegal itu, bisa berpatisipasi menjadi pengawas dalam pelaksanaan Pemilu. Apabila ada pelaksanaan Pemilu seperti kampanye dan lainnya yang tidak sesuai aturan, Skater dapat menegurnya atau melaporkan ke pihak-pihak terkait.

“Politik itu dinamis. Perkembangan aturannya sangat cepatnya. Maka kita harus terus mengikutinya,” ucapnya.

Koordinator Divisi Pengawasan Hubungan Masyarakat dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Kabupaten Tegal, Sri Anjarwati sebagai narasumber menyampaikan tentang anti politik uang dan potret pengawasan Pemilu 2019 di Kabupaten Tegal. Menurutnya, politik uang yakni suatu bentuk pemberian kepada seseorang supaya orang itu tidak menjalankan haknya untuk memilih atau sebaliknya. Dia menegaskan, politik uang dilarang dalam undang-undang Pemilu.

“Jika ada yang melakukan politik uang, maka bisa dikenakan hukuman pidana,” kata Anjar, sapaan akrab Komisioner Bawaslu itu.

Ketua Bawaslu Kabupaten Tegal Ikbal Faizal menambahkan, sosialisasi yang dilakukan Bawaslu selama ini, tidak hanya kepada Skaterz. Tapi juga kepada pemilih pemula, masyarakat umum, instansi dan lainnya. Sosialisasi ini tujuannya supaya pelaksanaan Pemilu mendatang bisa berjalan baik, kondusif dan sesuai aturan.

“Semoga sosialisasi ini bermanfaat untuk masyarakat,” katanya. (Wiwit-red03)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.