Layanan Poliklinik Terganggu, Komisi IV DPRD Sidak ke RSUD Brebes

Saat Karyawan Aksi Tolak Sistem Jasa Medis

BREBES – Komisi IV DPRD Kabupaten Brebes melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke RSUD Brebes, di Jalan Jenderal Sudirman Brebes, Rabu siang (12/2). Sidak dilakukan para wakil rakyat menyusul terganggunya pelayanan di Poliklinik RSUD Brebes, saat ratusan karyawan rumah sakit milik Pemkab Brebes itu menggelar aksi penolakan sistem pembagian jasa medis, Senin (10/2) lalu.

Sidak dipimpin langsung Ketua Komisi IV DPRD Brebes, Muhaimin Sadirun. Ia datang ke RSUD Brebes bersama lima anggota Komisi IV lainnya. Yakni, Moh Rizky Ubaidilah, Wamadiharjo, Wanuri, Abdul Ghofar Mughni dan Zamroni. Kali pertama, rombongan Komisi IV ditemui Direktur RSUD Brebes, drg Oo Suprana. Mereka kemudian melakukan rapat tertutup hampir satu jam lebih di ruang kerja direktur. Usai itu, para wakil rakyat menemui perwakilan karyawan RSUD Brebes, yang terdiri dari perawat, bidan dan staf. Merek juga melakukan pertemuan tertutup selama lebih dari satu jam.

Seperti diberitakan sebelumnya, Ratusan karyawan di RSUD Kabupaten Brebes, melakukan aksi penolakan terhadap sistem pembayaran jasa medis yang diterapkan pihak manajemen, Senin (10/2). Para karyawan mendesak sistem pembayaran jasa medis diubah, karena dinilai tidak memenuhi unsur keadilan. Bahkan, lebih cenderung merugikan para karyawan.

Aksi penolakan, gelar dilakukan para karyawan di Aula RSUD Brebes. Mereka kemudian beraudiensi dengan Direktur RSUD Brebes, drg Oo Suprana didampingi dua wakil direkturnya. Dampak dari aksi tersebut, pelayanan di Poliklinik RSUD terhambat. Bahkan, layanan rawat jalan tersebut sempat berhenti sementara hingga beberapa jam. Kondisi itu dikeluhkan para pasien, karena mereka sudah antre cukup lama. Bahkan, beberapa di antaranya sudah berada di Poliklinik sejak pukul 07.00.

Ketua Komisi IV DPRD Brebes, Muhaimin Sadirun melalui anggotanya Moh Rizky Ubaidilah mengatakan, kedatangan Komisi IV ke RSUD untuk mencari tahu penyebab pelayanan di Poliklinik sampai terhambat. Informasi awal, itu karena dipicu masalah internal, terkait sistem pembagian jasa medis. Untuk itu lah, pihaknya datang guna mendapat masukan dari semua pihak, baik manajemen maupun para karyawan. Sehingga, persoalan itu dapat diselesaikan dan masyarakat tidak terkena imbasnya. “Tadi, kami sudah bertemu manajemen RSUD yang diwakili para direksinya. Setelah ini, kami akan menemui perwakilan karyawan. Dari hasil ini, kemudian akan kami bawa ke DPRD agar didapat solusi terbaik,” ujarnya disela-sela kegiatan.

Hingga berita ini diturunkan, Komisi IV DPRD Brebes masih lakukan pertemun tertutup dengan para perwakilan karyawan RSUD Brebes.

(b.setiawan-red2)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.