Kali Sragi Lama Meluap Rendam Dua Dukuh

PEMALANG – Kali Sragi Lama yang melibtas di Kecamatan Ulujami meluap Minggu (26/1) sore. Akibatnya dua dukuh antara lain Kweto dan Siceleng, di Desa Tasikrejo, Kecamatan Ulujami terendam banjir.

Camat Ulujami Yanuarius Nitbani mengatakan luapan Kali Sragi Lama merendam permukiman lantaran terdapat tanggul sungai yang jebol. “Penyebab air merendam permukiman karena meluapnya Kali Sragi Lama yang melintasi tanggul darurat,”kata Camat, Senun (27/1).

Tanggul darurat yang sudah dibangun untuk antisipasi banjir ini panjangnya 2.500 meter. Namun demikian terdapat 600 meter tanggul yang belum direhabilitasi dan lewat tanggul ini air dari Kali Sragi Lama melintas ke permukiman.

Adapun permukiman yang terendam air luapan tersebut dihuni oleh 500 keluarga dengan jumlah penduduk lebih kurang 2.000 orang. Air menggenangi permukiman dengan ketinggian 30-70 centimeter (cm).

Camat menambahkan air selain menggenangi permukiman juga sekolah-sekolah. Antara lain SD 4 Tasikrejo dan SMP 4 Ulujami serta sejumlah PAUD.”Untuk PAUD dan SD diambil keputusan libur karena air masuk ke semua ruangan sedangkan untuk siswa SMP tetap masuk sekolah,”tandas Camat.

” Kami mengambil solusi paling cepat yaitu bersama pemerintah desa membuka muara kali di pinggir pantai sehingga aliran air mengalir ke laut dengan lancar,”ujarnya.

Sementara itu setelah air surut warga bergotong royong memeperbaiki tanggul dan membersihkan rumah-rumah dari lumpur dan kotoran. Mereka dibantu mahasiswa KKN, TNI dan Polri.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dundikbud) Mualip melalui Kabid Pembinaan Pendidikan Dasar, Ani Khasanah mengatakan jajarannya turun ke sekolah-sekolah di Ulujami untuk melakukan pemantauan.”Kami langsung terjunkan tim ke sana untuk melihat dari dekat dampak dari luapan air Kali Sragi Lama yang menggenangi sekolah-sekolah,”kata Ani.(Ali Basarah)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.