Dedy dan Uyip Adu Gagasan Atasi Banjir, Siapa Yang Lebih Baik?

TEGAL – Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono mempunyai solusi mengatasi banjir di wilayahnya dengan menyiapkan tangki penyedot. Namun beda dengan pendapat Ketua Komisi III DPRD Kota Tegal, Edy Suripno untuk mengatasi banjir di kotanya, yakni membuat masterplan saluran air di seluruh wilayah Kota Tegal.

“Masterplan ini untuk mengetahui alur air yang mengalir di Kota Tegal. Jika sudah ada masterplan, maka akan lebih mudah untuk mengatasi banjir di Kota Tegal,” kata Edy Suripno yang akrab disapa Uyip itu.

Mantan Ketua DPRD Kota Tegal itu menuturkan tentang pentingnya masterplan drainase di Kota Tegal. Selama ini, penanganan banjir tidak melihat masterplan saluran air, sehingga terkesan tidak terencana. Padahal, masterplan ini sangat membantu untuk mengetahui berapa jumlah saluran air yang ada, termasuk untuk mengetahui sumbatan-sumbatan air.

“Materplan ini nantinya disosialisasikan sampai ke tingkat bawah. RT dan RW harus tahu alur airnya kemana, sehingga saat gotong royong bisa lebih efektif dalam mengatasi banjir di wilayah masing-masing,” ujar Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Tegal itu.

Selain itu, kata dia, masterplan drainase juga bisa menjadi acuan dalam pengajuan Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Selama ini, mendirikan bangunan tanpa memperhitungkan keberadaan saluran air. Kondisi itu membuat banyak bangunan yang berdiri di atas drainase.

“Jika sudah ada masterplan, maka penganggaran juga lebih efektif. Jangan sampai memperbaiki drainase, tapi malah membuat masalah baru,” ujarnya.

Sementara itu, Dedy Yon Supriyono memiliki solusi dalam menangani banjir di Kota Tegal. Saat melakukan tinjauan banjir di Kecamatan Margadana pada Minggu (26/1), Dedy menuturkan, upaya yang akan dilakukan untuk mengantisipasi banjir di lokasi itu, yakni menyiapkan mobil tangki untuk menyedot mengurangi banjir. Pihaknya juga akan berupaya untuk normalisasi sungai-sungai untuk diperbaiki agar aliran air lancar. “Masyarakat jangan buang smpah sembangan,” katanya.

Terkait penanganan banjir saat ini, Dedy Yon menegaskan Pemkot Tegal bersama Kepala OPD terkait, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, BPBD Kota Tegal telah membantu pengungsi banjir di Margadana. Dinas Kesehatan sudah menyiapkan tim dan obat-obatan yang dibutuhkan pengungsi serta Dinas Sosial sudah ada dapur umum.

“Saat ini belum ada masyarakat yang terdampak serius. Meski begitu, kami menghimbau kepada masyarakat agar waspada dan menjaga kesehatan,” tandasnya. (Wiwit/red03)

1 Comment
  1. Limin says

    U dith dulu digadang gadang dpt memperbaiki saluran….tp dimana ada u distu banjir masih saja menggenang.
    Lalu gagasan apa lagi??
    Semoga orientasi mengatasi banjir jd pokok tujuan utama……bukan yang lain

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.