Rahmatika Raih Penghargaan di Jepang

TERIMA PENGHARGAAN : Dosen PHB Tegal, Rahmatika Dewi, saat menerima penghargaan dari Rektor Hiroshima University, sebagai mahasiswa terbaik di perguruan tinggi di Negeri Sakura.(Foto : smpantura.com/dok-red07)

* Dosen D3 Teknik Elektronika PHB Tegal

TEGAL – Salah seorang dosen Politeknik Harapan Bersama (PHB) Tegal, Rahmatika Dewi, yang kini tengah menempuh studi lanjut di Hiroshima University, meraih penghargaan sebagai mahasiswa terbaik di perguruan tinggi di Negeri Sakura.

Penghargaan yang diraih adalah,”2019 Hiroshima University Excellent Student Scholarship”. Dia mewakili Fakultas International Development and Cooperation (IDEC).

PIAGAM PENGHARGAAN : Dosen PHB Tegal, Rahmatika Dewi, menunjukkan piagam penghargaan yang diraihnya sebagai mahasiswa terbaik di Hiroshima University. Dia juga meraih dana beasiswa senilai sekitar Rp 33 Juta.(Foto : smpantura.com/dok-red07)

”Jadi penghargaan ini diterima Saya sebagai mahasiswa dari program pascasarjana Fakultas IDEC, Hiroshima University, pada Jum’at (17/1) pekan lalu,” ucap dia, saat menginformasikan hal tersebut ke Direktur PHB Tegal Mc Chambali BEng EE MKom dan Ketua Yayasan Pendidikan Harapan Bersama (YPHB) Khafdilah MS SKom SH MH, kemarin.

Menanggapi informasi tersebut, baik Direktur PHB Tegal dan Ketua YPHB, turut bangga dan gembira. Dia berharap, semangat belajar dan tanggung jawab yang berikan perguruan tingginya dan yayasan sebagai penyandang dana, kepada dosen tersebut., dapat menjadi contoh yang baik dan pemantik semangat dosen-dosen lainnya.

Menurut Mc Chambali, mengirim dosennya ke luar negeri untuk melanjutkan studi, juga membawa nama baik perguruan tinggi vokasi yang dipimpinnya.

”Rahmatika Dewi dosen Prodi D3 Teknik Elektronika perguruan tinggi kami, telah menunjukkan tanggungjawabnya yang baik. Berprestasi belajar di atas mahasiswa lainnya, dan meraih penghargaan yang membanggakan,” ucap dia.

Memenuhi Kriteria

Sesuai informasi Tika, sapaan akrab dosen tersebut, penghargaan yang diraihnya karena dinilai sebagai mahasiswa yang memenuhi sejumlah kriteria. Antara lain, nilai akademiknya bagus. Juga didukung publikasi artikel ilmiah di jurnal berskala internasional.

Penilaian lainnya adalah, telah berkali ulang menjadi pemakalah dalam konferensi atau seminar yang digelar perguruan tinggi di Jepang itu, dan sejumlah organisasi nonpemerintah.

“Penghargaan ini merupakan program dari kampus Hiroshima University. Setiap tahun kampus kami memilih sejumlah mahasiswa terbaik di masing-masing fakultas,” ucap Tika

Kriterianya, selain nilai akademik, lanjut dia, juga aktivitas karyanya di jurnal skala internasional, pendapat-pendapatnya yang dipaparkan dalam berbagai kegiatan ilmiah, seperti konferensi maupun seminar.

Dia mengungkapkan, dirinya sejak April 2018, mendapat beasiswa pascasarjana di Jurusan Educational Development and Cultural and Regional Studies, Fakultas IDEC, Hiroshima University, Jepang.

Selain dirinya, sejumlah dosen dan mahasiswa juga mengikuti program studi lanjut di sejumlah perguruan tinggi di luar negeri. Antara lain di Malaysia, Taiwan, dan Korea Selatan.

Meningkatkan Penilaian

Pengiriman dosen tersebut untuk studi lanjut, menurut Direktur PHB Tegal, akan meningkatkan instrumen penilaian, dalam rangka akreditasi kelembagaan atau perguruan tinggi yang dipimpinnya, oleh BAN-PT.

Karena itulah, peningkatan sumber daya manusia (SDM), menjadi program utama yg kini terus digiatkan. Selain itu, sangat mendukung fondasi untuk mencapai keberhasilan visi dan misi kampus.

Oleh karena itu PHB Tegal terus berkomitmen untuk mengirim para dosen melanjutkan jenjang pendidikannya, baik ke perguruan tinggi dalam negeri maupun luar negeri.

Bersama rekannya dari negara lain yang menerima penghargaan serupa

Terpisah Ketua YPHB Khafdilah MS SKom SH MH mengatakan, informasi dari Dekan IDEC Prof Takuya Baba, penghargaan tersebut adalah penghargaan bergengsi bagi mahasiswa yang memiliki prestasi luar biasa. Juga keaktifan kinerja penelitiannya yang baik.

“Rahmatika Dewi menerima dana pendidikan atau beasiswa dari perguruan tinggi ini sebesar ¥267.000 atau setara Rp 33 Juta. Juga mendapat souvenir untuk masing-masing mahasiswa yang berprestasi,” terang Khafdilah.(Riyono Toepra-red07)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.