Kabupaten Pekalongan Tambah 11 Cabor

- Ditarget Meraih Medali

0 179

KAJEN – KONI Kabupaten Pekalongan sudah mulai merapatkan barisan guna menghadapi Pekan Olahraga Wilayah Kedu, Pekalongan, dan Banyumas (Porwil Dulongmas) di Kota Pekalongan, bulan november mendatang. Salah satu yang dilakukannya dengan menambah 11 cabang olahraga (cabor) yang nantinya dalam perhelatan tersebut di pertandingan. Dengan adanya tambahan tersebut, maka kontingen Kota Santri kini memiliki sebanyak 37 cabor.
”Sebelumya sudah ada 26 cabang olahraga dan harapannya tambahan cabor ini bisa menambah prestasi olahraga di Kabupaten Pekalongan,” tadas Ketua KONI setempat, Eko Ahmadi kepada Suara Merdeka, kemarin siang.
11 cabor tambahan itu meliputi Aeromodelling, Woodbal, Petanque
, ISSI
, Bridge, Bilyard, Balap Motor, Gulat, Kempo, Sepatu Roda, dan Dansa. Diagendakan, lima dari cabang tersebut yakni Woodball, Aeromodelling, Petanque, Kempo, dan ISSI pada bulan januari kepengurusannya terbentuk. Sedangkan sisanya menyusul, diperkirakan bulan Februari sehingga bulan berikutnya semua cabang tambahan bisa segera melakukan pemusatan latihan guna menghadapi Porwil Dulongmas.
Gus Eko, begitu dia akrab disapa menjelaskan meski merupakan cabang baru namun masing-masing dibebani atau ditarget meraih medali. Kenapa demikian? Sebagian besar cabang tersebut diperkuat oleh atlet maupun pelatih yang pernah mengikuti kejuaraan maupun event serupa. Namun demikian, baik atlet dan pelatihnya saat itu masih membela atau membawa nama daerah lain karena di Kabupaten Pekalongan kepengurusan cabang olahraganya belum terbentuk.
”Memang ada yang baru, namun sebagian besar cabang baru ini sudah pernah berkompetisi dan berprestasi,” tegasnya.
Moment Porwil Dulongmas tahun ini memang dijadikan ajang penting bagi kepengurusan KONI periode 2019-2023 dalam rangka meningkatkan prestasi olahraga di daerahnya. Untuk itu, dia dan rekan pengurus lain berupaya membuka dan mencari ”bank data” siapa saja atlet Kabupaten Pekalongan. Sebab cukup banyak atlet daerahnya yang pada Dulongmas sebelumnya bergabung daerah lain sehingga mereka nantinya akan ditarik supaya membela Kabupaten Pekalongan.
Selanjutnya Gus Eko menjelaskan, pada Porwil Dulongmas di Magelang tahun 2015, Kabupaten Pekalongan hanya menempati urutan 11 dari 16 kota dan kabupaten yang menjadi pesertanya. Dalam Dulongmas tahun ini, dengan jumlah cabang olahraga yang semakin banyak, paling tidak bakal bisa memperbaiki peringkat berada di delapan besar, bahkan lebih. Untuk itu, dia sangat berharap kepada seluruh cabang olahraga supaya bisa memanfaatkan waktunya dengan baik.
Kalau digelarnya bulan november, masih ada waktu minimal delapan bulan melakukan persiapan. Apalagi tempat penyelenggaraan Dulongmas di Kota Pekalongan, tidak begitu jauh maka harus bisa dimanfaatkan dengan baik. (Moch Achid Nugroho/R8)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.