Dugaan Pungli Prona, Kejari Brebes Tahan Kades Linggapura

0 53

BREBES – Kepala Desa (Kades) Linggapura Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes, Zainal Asikin (60) ditahan Kejaksaan Negeri (Kejari) Brebes, kemarin. Penahanan dilakukan lantaran Kades terjerat kasus dugaan tindak korupsi pungli pengurusan sertifikat prona.

“Usai menjalani pemeriksaan, tersangka ini langsung kami lakukan penahanan. Ini terkait kasus dugaan pungli atas pengurusan sertifikat prona di Desa Linggapura,” kata Kasi Pidsus Kejari Brebes, Sunarto, kemarin.

Dari hasil pemeriksaan, lanjut dia, tersangka diduga terlibat kasus korupsi pungli pembuatan sertifikat prona, yang dilakukan secara berturut-turut selama tiga tahun terakhir. Nilainya totalnya mencapai Rp 400 juta. “Usai dilakukan penahanan, tersangka langsung kami titipkan ke Lapas Brebes. Tersangka kami than selama 20 hari kedepan,” terangnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, proses hukum terhadap kasus tersebut sudah masuk dalam tahap penuntutan dan berkasnya akan segera diajukan ke persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang. “Setelah ini, kami akan melakukan perlimpahan berkas tuntutan ke Pengadilan Tipikor Semarang. Untuk lengkapnya, besok ya,” pungkasnya.

Kuasa Hukum Kades Linggapura, Akhmad Torihin membenarkan, kliennya kini ditahan Kejari Brebes untuk 20 hari kedepan. Namun terkait nominalnya, bukan sebesar Rp 400 juta, melainkan hanya Rp 120 juta. Itu untuk proses pembuatan prona dalam tiga tahap atau tiga tahun. Selain itu, dalam kasus tersebut, kliennya juga tidak pernah menerima uang tersebut, dan tanda tangan juga tidak pernah. Di sisi lain, sertifikatnya juga sudah jadi seratus persen. Bahkan, uang kerugian dari proses pembuatan sertifikat prona juga sudah dikembalikan ke masyarakat. “Mungkin karena klien kami selaku penanggung jawab, jadi terjerat kasus ini,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui telepon.

(b.setiawan-red2)

Leave A Reply

Your email address will not be published.