Hari Anti Korupsi, Kejari Brebes Luncurkan Program Si Jaksa

  • Aplikasi Pengawasan Dana Desa

BREBES – Bertepatan dengan peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia, Senin (9/12), Kejaksaan Negeri (Kejari) Brebes meluncurkan program Sistem Jaga Kawal Dana Desa (Si Jaksa). Peluncuran ditandai dengan penekanan tombol oleh Bupati Brebes Idza Priyanti, Kepala Kejari Brebes Edy Hartoyo, Kapolres Brebes AKBP Aris Supriyono dan pajabat Forkompinda lainnya.

Kapala Kejari (Kajari) Brebes Edy Hartoyo mengatakan, program Si Jaksa merupakan sebuah aplikasi yang diciptakan untuk menekan atau meminimalisir terjadinya korupsi di tingkat desa, khususnya menyangkut dana desa. Aplikasi itu diciptakan berkoodinasi dengan Pemkab Brebes, sehingga semua desa yang ada di Brebes dapat terintegrasi. “Tujuan utama aplikasi ini diciptakan untuk menekan tindak pidana korupsi yang terjadi di desa. Selain itu, kami juga terus melakukan upaya pecegahan melalui program lain,” ujarnya.

Kajari berharap, adanya program Si Jaksa itu juga dapat membantu Pemkab Brebes dalam upaya menekan tindak korupsi di tingkat desa tersebut. “Melalui aprikasi ini, masyarakat bisa mengetahui informasi desa-desa yanh ada di Brebes, termasuk besar dana desa yang diterima, pelaksanaan hingga hasilnya,” terang dia.

Kasi Intel Kejari Brebes, Hardiansyah menambahkan, program Si Jaksa itu diciptakan dilatarbelakangi keinginan para kades di Brebes untuk pendampingan dalam pelaksanaan dana desa. Sehingga, realiasasi dana desa ke masyarakat sesuai aturan dan desa dapat lebih maju. “Program ini kami ciptakan dengan menitikberatkan upaya agar suatu daerah bebas korupsi,” sambungnya.

Bupati Brebes, Idza Priyanti mengatakan, Pemkab mendukung dan merespon langkah yang telah dilaksanakan Kejari Brebes tersebut. Sebab, melalui aplikasi Si Jaksa itu program dari sebanyak 292 desa di Brebes dapat diketahui masyarakat secara transparan. Di sisi lain, pelaksanaan kegiatan desa dapat sesuai aturan dan tidak terjadi penyimpangan. “Dalam aplikasi ini, semuanya transparan, baik dari sisi anggaran, pelaksanaan hingga pelaporannya,” ujar dia.

Lebih lanjut Bupati mengatakan, untuk realisasi pelaksanaan di tingkat desa, saat ini masing masing desa tengah melakukan pengadaan alat Sistem Informasi Desa (SID). “Melalui alat ini, nantinya seluruh desa akan terintegrasi dengan program Si Jaksa,” pungkasnya.

(Bayu Setiawan-red2)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.