Anggota DPRD Zaenal Nurohman Mendorong Pemkot Bangun Infrastruktur Mental Warga

0 107

 

TEGAL-Anggota DPRD Kota Tegal dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Zaenal Nurohman, mengatakan, pemerintah selain tentu harus membangun infrastruktur fisik, penting juga untuk membangun infrastruktur mental atau pola pikir warganya.

“Ibarat komputer, infrastruktur mental adalah sebuah software-nya. Yang paling utama software manusia yaitu spiritual. Setelah itu baru penguatan skill atau kemampuan untuk mandiri dan berkembang,” kata Zaenal.

Hal itu disampaikan anggota Komisi II DPRD saat reses masa persidangan 3 DPRD Kota Tegal di Rumah Aspirasi Mas Zaenal Jl. H. Sriyono No. 16, Kelurahan Sumurpanggang, Kecamatan Margadana, Jumat (6/12).

Untuk itu, pihaknya berharap Pemkot Tegal bisa dalam memberikan program pelatihan atau pemberdayaan yang mempunyai peta jalan yang mendasar dalam upaya pengentasan pengangguran dan kemiskinan di Kota Tegal.

“Infrastruktur memang penting. Sudah menjadi kewajiban Pemkot untuk memenuhinya. Kami di PKS memiliki pandangan bahwa infrastruktur fisik memang perlu dibangun, tapi itu juga harus dibarengi dengan membangun infrastruktur mental, atau mindset masyarakat,” kata dia.

“Oleh karena itu saya bersama Fraksi PKS berupaya mendorong program pemberdayaan yang dapat diakses dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” sambung Zaenal.

Sementara itu, sedikitnya 300 warga turut menghadiri acara yang juga diikuti Ketua DPD PKS Kota Tegal Amiruddin, Kasi Kelurahan Sumur Panggang Henry Tri Susilo, dan Ari Budi Wibowo yang mewakili Plt. Camat Margadana Ali Rosyidi.

Di reses perdananya, Zaenal menyampaikan kiprahnya yang saat ini berada di komisi II. Di hadapan warga, ia menyebutkan dinas-dinas yang menjadi mitra Komisi II.

Di antaranya Dinas Kesehatan, Disdukcapil, Dinaskerin, Dinas Penanaman Modal dan Perijinan Satu Pintu (DPMPTSP), serra Dinas Kelautan, dan Perikanan Kota Tegal.

“Segala aspirasi yang ada kaitannya dengan bidang di komisi dua, bisa disampaikan langsung ke saya,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Zaenal juga menyinggung mengenai rencana kenaikan BPJS pada tahun 2020.
PKS sudah berjuang untuk menolak rencana kenaikan iuran.

Perjuangan PKS baru sebatas menggagalkan kenaikan BPJS di kelas 3, sementara kelas 2 dan kelas 1 tetap naik.
“Ketika mindset masyarakat sudah terbangun, menghadapi kondisi dan situasi apapun, akan mudah menyesuaikan, dan lebih mencari solusi daripada mengutuk kegelapan,” katanya.

Terkait program bantuan dan pemberdayaan yang diperuntukkan bagi masyarakat tidak mampu, Zaenal juga mendorong pemerintah akan pentingnya memiliki database akurat, agar program tepat sasaran.

Tak hanya itu, masyarakat juga bisa ikut mengawal sekaligus mengawasi. “Jika memang tidak mampu, laporkan tidak mampu. Jangan sampai mampu tapi melaporkan tidak mampu,” katanya.

Sebagai antisipasi, terang Zaenal, Fraksi PKS juga memiliki data-data masyarakat tidak mampu sebagai pembanding.

Sementara itu Ketua DPD PKS Kota Tegal Amiruddin, menyampaikan kepada masyarakat agar keberadaaan Zaenal Nurohman di Dapil II bisa bekerja maksimal sampai akhir masa jabatan.

“Silakan masyarakat pantau kinerjanya Mas Zaenal, karena beliau ini adalah wakil bapak ibu kalian di parlemen,” kata Amir dihadapan warga yang hadir.

Amiruddin juga menyampaikan kesempatan menyampaikan aspirasi tidak terbatas dalam acara reses. Namun warga juga bisa langsung datang ke Rumah Aspirasi Fraksi PKS Kota Tegal yang membuka layanan setiap hari kerja. (enn/Red4)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.