Jelang Pilkades, Plt Kabag Pemdes Ajukan Pengunduran Diri

BREBES – Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahap II di Kabupaten Brebes, Plt Kabag Pemerintahan Desa (Pemdes) Setda Pemkab Brebes yang juga Ketua Panitia Pilkades tingkat kabupaten, Lao De Vindar Aris Nugroho, mengajukan pengunduran diri dari jabatannya kepada Bupati Brebes. Belum diketahui pasti alasan yang bersangkutan melayangkan surat pengunduran diri sebagai Plt Kabag Pemdes kepada bupati tersebut.

Dalam surat pengunduran diri yang ditulis tangan itu, ditandatangani langsung Lao De Vindar Aris Nugroho di atas materail, dan ditujukan kepada Bupati Brebes Idza Priyanti. Dalam suratnya, Lao De mengajukan permohonan mengundurkan diri sebagai Plt Kabag Pemdes Setda Pemkab Brebes, terhitung sejak Jumat Legi tanggal 22 November 2019. Ia telah menjabat Plt Kabag Pemdes selama 8 bulan. Namun dalam surat permohonan pengunduran diri tersebut tidak tercantum alasan yang bersangkutan mundur. Selain hanya menyatakan mundur, dalam surat itu Lao De juga mengucapkan terima kasih dan memohon maaf karena belum bisa mewujudkan Pilkades E-votting sebagaimana bupati harapkan.

Bupati Brebes, Idza Priyanti saat dikonfirmasi terkait masalah tersebut, membenarkan pihaknya telah menerima surat pengunduran diri dari Plt Kabag Pemdes. Namun setelah dilakukan pembahasan dan meminta pertimbangan, pihaknya tidak menyetujui surat permohonan pengunduran diri tersebut. Menginggat, Pilkades seretak tahap II sudah sangat mendesak dilaksanakan, yakni pada 15 Desember nanti. Bahkan, tahapannya kini mulai memasuki pendistribusian undangan pemilih. Belum lagi, persiapan pendistribusian surat suara yang harus sudah sampai ke desa pada 10 November mendatang. Di sisi lain, saat ini juga sudah menginjak akhir tahun. “Atas surat pengajuan permohonan mengundurukan diri ini, hanya kami tampung saja, dan jabatan Plt masih diduduki yang bersangkutan (Loe De Vindar Aris Nugroho-red),” ujarnya.

Saat ditanya alasan mundur, Bupati menjelaskan, permohonan mengundurkan diri itu hal yang wajar dan tidak ada kaitannya dengan hal-hal lain. Di samping itu, pengajuan pengunduran diri tersebut tidak bisa dilakukan begitu saja, tetapi ada prosesnnya. “Saya kira ini hal yang wajar dan tidak ada kaitannya dengan hal-hal lain,” jelasnya.

Bupati juga membantah, jika pengunduran diri Plt Kabag Pemdes tersebut karena Pilkades secara E-Votting gagal dilaksanakan. “Tidak ada kaitannya dengan itu sama sekali. Ini hal yang wajar,” tandasnya.

Sementara, Lao De Vindar Aris Nugroho saat dikonfirmasi atas pengajuan permohonan mengundurkan diri dari jabatan Plt Kabag Pemdes, pihaknya enggan berkomentar. Bahkan, saat sejumlah wartawan menanyakan hal tersebut disela-sela kegiatan di Pendapa Kabupaten, yang bersangkutan lebih memilih menghindar. “Kalau soal ini saya no coment,” ujarnya singkat.

(setiawan-red2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *