Dokter Polres Brebes Raih Anugerah ASN Inspiratif 2019

  • Buat Ambulan Motor

BREBES – dr Nani Yulia yang kini menjabat Paur Dokkes Polres Brebes berhasil meraih penghargaan Adi Gana dari Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB). Ia terpilih sebagai tiga terbaik Aparatur Sipil Negara (ASN) Inspiratif 2019. Penghargaan itu diserahkan langsung Menpan-RB, Tjahjo Kumolo, di Auditorium LPP TVRI, Jakarta, Senin malam (2/12).

Nani Yulia terpilih menjadi ASN Inspiratif atas inovasinya membuat ambulans motor dan unit pelayanan terpadu untuk korban kekerasan seks pada anak dan perempuan di Poliklinik Polres Brebes. Ia terpilihnya setelah melalui seleksi panjang penjurian, dan bersaing dengan 1.075 peserta, yang mewakili 281 institusi seluruh Indonesia. Seleksi dilakukan secara betahap sejak Agustus 2019 lalu.

Kapolres Brebes, AKBP Aris Supriyono, melalui Kasubbag Humas, AKP Suraedi mengaku, bangga atas prestasi yang diraih dr Nani Yulia. Terlebih, yang bersangkutan merupakan satu-satunya ASN, yang terpilih mewakili institusi kepolisian Indonesia. “Kita apresiasi atas prestasi yang susah didapat saat ini. Semoga, prestasi ini menjadi inspirasi bagi ASN maupun anggota polisi untuk memberikan pelayanan yang lebih ke masyarakat,” ujarnya.

Sementara, Paur Dokkes Polres Brebes, Nani Yulia mengatakan, ide membuat ambulans motor itu muncul berdasarkan kejadian kemacetan parah di jalan tol Pejagan-Brexit pada arus mudik Lebaran tahun 2016 silam. Kemacetan itu telah merenggut korban jiwa dan ambulan yang ada berupa mobil kesulitan menjangkau pemudik yang membutuhkan pertolongan darurat karena jalan macet. “Idenya dari horor Brexit pada 2016 lalu. Saat itu kemacetan kendaraan sampai 39 km. Masyarakat yang akan mudik ke kampung halaman, terjebak beberapa hari,” ungkapnya.

Saat itu, lanjut dia, kemacetan membuat masyarakat yang akan mudik kehabisan bahan bakar kendaraan. Bahkan, masyarakat juga kehabisan bekal makanan dan minuman. Atas kondisi tersebut, hanya sepeda motor yang dapat menjangkau dan mengirim bantuan saat itu. “Kami tidak ingin kejadian ini terulang. Sehingga di tahun 2017, kami meminjam tiga unit sepeda motor dari Satlantas untuk membentuk ambulan motor,” tuturnya.

Menurut dia, ambulans motor yang dibuat itu digunakan untuk menjalankan berbagai tugas dan fungsi Bidang Dokkes Polres Brebes. Selain itu, juga dapat digunakan untuk mengirim bantuan dan pertolongan saat terjadi bencana alam seperti gempa bumi, tanah longsor dan banjir. “Tidak hanya untuk tugas kepolisian saja, tapi juga dalam bencana gempa, banjir dan bencana lainnya, ambulans motor bisa digunakan. Karena, akses jalan sulit, tidak bisa ditempuh ambulan roda empat sehingga lebih mudah dengan roda dua,” terangnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, ambulans motor milik Bidang Dokkes Polres Brebes tersebut, merupakan yang pertama di jajaran kepolisian di seluruh Indonesia. Bahkan, Mabes Polri telah memberi penghargaan atas terobosan inovatif tersebut pada April lalu. Pihaknya berharap inovasi ambulans motor bisa ditiru dan diimplementasikan di seluruh fasilitas kesehatan (Faskes) kepolisian di Indonesia. Dengan begitu, diharapkan mampu mempermudah anggota dalam memberikan pertolongan kepada masyarakat di manapun. “Harapan kami inovasi ini bisa ditiru di seluruh faskes kepolisian lainnya seluruh indonesia untuk menolong masyarakat,” pungkasnya.

(setiawan-red2)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.