Terkait Limbah B3, Dinas Lingkungan Hidup Surati Pihak Perusahaan

BREBES – Dinas Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Sampah Kabupaten Brebes kini terus menindaklanjuti temuan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) di Desa Kutamendala, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes. Bahkan, dinas itu telah menyurati pihak perusahaan yang diduga memiliki limbah tersebut.

“Dari lokasi, kami menemukan segel sebuah perusahaan. Untuk itu, kami kini menyurati perusahaan tersebut untuk meminta penjelasan tertulis atas temuan limbah B3 ini,” ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Sampah Kabupaten Brebes, Edi Kusmartono, yang keberatan menyebutkan nama perusahaan yang dimaksud.

Selain mengirimi surat resmi, kata dia, pihaknya juga tengah mengirim sempel limbah untuk dilaksanakan uji laboratoriaum. Namun dari pemeriksaan langsung, limbah yang ditemukan itu jelas jenis B3. Sebab, dari karakteristik secara fisik limbah B3 mempunyai bau menyenggat dan itu seperti limbah yang ditemukan di Kutamendala. Dampak yang kini telah ditimbulkan, di antaranya tanaman di sekitar pembuangan limbah mengering dan mati. “Kalau secara fisik, limbah yang ditemukan ini jelas B3,” tandasnya.

Lebih lanjut dia, laporan masyarakat diketahui jika limbah itu dibuang dengan cara diangkut kendaraan. Aktivitas pembuangan limbah pada malam hari. Masyarakat menilai kendaraan yang masuk itu hanya sekedar beristirahat, tetapi ternyata membuang limbah B3. “Radius limbah yang dibuang ini mencapai 200 meter persegi. Ini merupakan kasus pertama yang terjadi di Brebes. Padahal, lahan itu bukan peruntukannya untuk pembuangan limbah. Saat ini kita juga masih menunggu hasil labnya,” pungkas dia.

Seperti diberitakan sebelumnya, Limbah cair diduga bahan berbahaya beracun (B3) dibuang orang tak bertanggungjawab di lahan kosong sekitar jalan lama Ciregol, Desa Kutamendala, Kecamatan Tonjong, Brebes. Saat ini, Dinas Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Sampah (DLHPS) Kabupaten Brebes telah mengambil sampel untuk diteliti sebelum mengambil langkah lebih lanjut.

(setiawan-red2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *