Menolak Politik Uang dengan Pergelaran Seni Budaya

* Gelar Budaya Bawaslu 2019 

BUMIAYU– Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Brebes mengajak masyarakat untuk menolak praktik politik uang yang sering muncul di setiap perhelatan pesta demokrasi.

Ajakan agar tidak terpengaruh iming-iming rupiah disampaikan melalui pergelaran budaya bertajuk “Demokrasi Yang Sehat Dengan Keguyuban Seni Lokal”, di Pendapa ek Kawedanan Bumiayu, Sabtu (30/11).

Acara yang melibatkan pelaku seni di Brebes selatan ini dimulai pagi hingga malam. Kegiatannya antara lain senam pagi massal, parade qasidah, parade band, seni kolaborasi, stan kreatif dan pameran seni. Pada kegiatan yang dihadiri masyarakat itu juga diisi deklarasi menolak politik uang.

Ketua Bawaslu Kabupaten Brebes Wakro mengatakan, gelar budaya bertujuan untuk memberikan edukasi demokrasi yang baik dalam penyelenggaraan pemilu.”Lewat gelar budaya ini, kita berharap demokrasi di Indonesia menjadi demokrasi yang berbudaya,” ujarnya.

Menurut Wakro, seni budaya yang ditampilkan mempresentasikan budaya yang ada di kabupaten Brebes. Didalamnya memiliki nilai nilai kearifan lokal yang harus dijaga bersama.”Demikian pula demokrasi kita, harus dijaga bersama-sama. Jangan sampai dikotori dengan politik uang,” ujarnya

Anggota DPRD Brebes Nasikun HMS mengapreasi upaya Bawaslu mencegah politik uang melalui pergelaran seni budaya. Pihaknya berharap kegiatan tersebut bisa dilaksanakan di setiap wilayah untuk merubah mindset masyarakat bahwa uang bukan segalanya dalam politik.”Momentum ini sangat baik karena ada deklarasi dan komitmen dari masyarakat untuk menolak politik uang. Gerakan ini bisa hadir di masyarakat, maka ke depan kita berharap pemilu semakin bermartabat karena semakin banyak orang yang terlibat,” ujarnya.

Bupati Brebes Idza Priyanti yang diwakili Staf Ahli Bidang Kesra Maskuri mengatakan, gelar budaya diharapkan dapat mencairkan suasana setelah pemilu legislatif dan presiden.”Acara ini juga menjadi edukasi yang baik menjelang pilkades serentak 15 Desember mendatang,” ujarnya. Bupati juga mengapreasi para pelaku seni yang terus merawat seni budaya lokal yang ada di wilayahnya.(Teguh Tribowo/Red38)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *