Pembukaan Porsenitas VIII Libatkan 20.000 Peserta

  • Besok Dibuka Bupati Brebes di Stadion Karangbirahi

BREBES – Sebanyak 20.000 peserta akan dilibatkan dalam pembukaan Pekan Olahraga dan Seni antar Daerah Perbatasan (Porsenitas) Jawa Barat-Jawa Tengah VIII tahun 2019, yang dipusatkan di Kabupaten Brebes. Ajang kompetisi olahraga dan seni para Aparatur Sipil Negara (ASN) dari sembilan daerah perbatasan yang tergabung dalam Kunci Bersama itu, akan dibuka Bupati Brebes, Idza Priyanti, besok Rabu *27/11), di Stadion Karangbirahi Brebes. Daerah yang tergabung dalam Kunci Bersama tersebut meliputi, Kuningan, Cirebon, Kota Cirebon, Ciamis, Cilacap, Brebes, Majalengka dan Pangandaran.

Ketua Panitai Penyelenggara Porsenitas VIII Kabupaten Brebes, Tahroni menjelaskan, pembukaan yang dipusatkan di Sadion Karangbirahi Brebes akan melibatkan sebanyak 20.000 peserta. Mereka berasal dari para kontingen setiap kabupaten/ kota peserta Porsenitas sekitar 1.000 orang. Kemudian, sisanya berasal dari para siswa SD, SMP dan SMA di Kabupaten Brebes yang memeriahkan acara pembukaan. Selain bupati atau walikota dari sembilan daerah perbatasan, rencananya pembukaan juga akan dihadiri Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. “Saat ini persiapan kami untuk pembukaan sudah 100 persen. Sesuai rencana, pembukaan akan ditandai dengan kick off atau tendangan bola pertama oleh Bupati Brebes. Sebelumnya akan diawali oleh devile kontingen dari masing-masing kabupaten/ kota,” paparnya didampingi Seksi Penyelenggar, Rohmani, Selasa (26/11).

Menurut dia, dalam Porsenitas tersebut sedikinya 11 cabang olahraga yang dipertandingkan. Di antaranya, bola voli indoor, bola voli pasir, bulutangkis, catur dan sepakbola. Kemudian, bola basket, tenis lapang, tenis meja, futsal, aerobic dan senam serta olahraga tradisional. Khusus olahraga tradisional itu terdiri dari tarmpah panjang dan balap karung. Sementara, untuk ajang pentas seni budaya telah disiapkan panggung hiburan di sisi sebelah utara Stadion Karangbira. Sedangkan untuk pameran produk unggulan juga telah disiapkan tempat disisi sebelah selatan Stadion Karangbirahi. Untuk pameran itu, setiap daerah disediakan satu stand. “Untuk pertandingan olahraga, kami telah menyiapkan 12 venue atau tempat pertandingan yang berada di Kota Brebes, termasuk Stadion Karangbirahi dan GOR. Masyarakat juga kami persilahkan menyaksikan ajang ini, tidak terkecuali pameran produk unggulan serta pentas seni,”ungkapnya.

Sementara, Bupati Brebes Idza Priyanti mengatakan, adanya Badan Kerjasama Antar Daerah (BKAD) perbatasan Jawa Barat – Jawa Tengah telah banyak memberi dampak positif bagi perkembangan wilayah di zona perbatasan antara dua provinsi. Sektor perekonomian, transformasi dan berbagai aspek pendukungnya juga telah dibangun melalui kerjasama antardaerah perbatasan, demi kemajuan serta kesejahteraan masyarakatnya. Salah satunya, melalui ajang Porsenitas. Dalam ajang tersebut sasaran dan pelakunya adalah Forkompinda dan ASN, dengan tujuan meningkatkan potensi daerah untuk kemakmuran masyarakat di daerah perbatasan. “Melalui Prosenitas antar daerah perbatasan ini, kami berharap tujuan untuk menjalin kerjasama dalam melakukan percepatan pembangunan dapat terlaksana, terutama pembangunan sektor pendidikan, kesehatan dan ekonomi,” ujarnya. Selasa (26/11).

Lebih lanjut dia mengatakan, Brebes ditetapkan sebagai tuan rumah Porsenitas VIII tahun 2019 menjadi sebuah kebanggan tersendiri. Selain berkompetisi dalam olahraga, di ajang tersebut juga digelar pertunjukan seni budaya dan produk unggulan dari seluruh kabupaten/kota dalam BKAD Kunci Bersama. Di sisi lain, dalam olahraga juga terkandung nilai – nilai luhur, seperti membentuk sikap sportif, disiplin, kerjasama, jiwa korsa dan siap berkompetisi secara sehat. Nilai-nilai tersebut tentunya sangat dibutuhkan bagi ASN sebagai pelayan masyarakat, yang berada di lini terdepan bagi keberhasilan pelaksanaan tugas pemerintahan. “Pada Porsenitas VIII ini, kami mengambil tema ”Dengan Porsenitas, Kita Tingkatkan Silaturahmi, Kebugaran Jasmani dan Produktivitas Kerja Forkompinda dan Aparatur Sipil Negera di lingkungan Badan Koordinasi Antar Daerah Perbatasan. Kegiatan ini akan dilaksanakan selama 3 hari, mulai 27-29 November mendatang. Kami berharap kegiatan ini bisa berjalan lancar aman dan tertib,” pungkasnya.

(Setiawan-red2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *