Wali Kota Apresiasi Festival Tegal Tea Fiesta 2019

TEGAL – Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono mengapresiasi terhadap kegiatan Festival Tegal Tea Fiesta 2019 yang digelar di Kampus Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (PKTJ) Tegal di Jalan Semeru Nomor 3, Slerok, Tegal. Hal itu disampaikan saat membuka acara resmi yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) bersama event organizer Cresindo dan didukung media Suara Merdeka, kemarin

Sesuai agenda kegiatan tersebut akan dilaksanakan selama tiga hari dari Jumat – Minggu (22-24).

“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas diadakannya Festival Tegal Tea Fiesta dan mengucapkan terima kasih kepada tamu undangan serta pimpinan perusahaan-perusahaan teh yang telah bersedia ikut berpartisipasi,” kata Dedy Yon.

Menurut dia, maksud dan tujuan kegiatan tersebut mengenalkan lebih jauh kepada generasi milenial karena selain teh banyak di tanam di Indonesa juga berkhasiat untuk kesehatan. “Generasi muda harus mempopulerkan minum teh dan menghidupkan kembali rutin minum teh karena teh merupakan minuman rutin pada masa raja terdahulu di Indonesia,” tegasnya.

Dedy Yon mengemukakan, dalam kegiatan ada 27 stand yang telah berpartisipasi dan 15 di antaranya adalah teh yang berasal dari negeri sendiri dan 12 stand lainnya adalah kuliner tentang makanan. Diharapkan pengadaan event kali ini bisa menambah pertumbuhan ekonomi di Kota Tegal.”Butuh kreatifitas dan inovasi yang bagus agar bisa mengundang masyarakat luar kota dan ini dibutuhkan gagasan yang cemerlang agar supaya masyarakat luar kota bisa turut hadir dalam event- event kegiatan yang di selenggarakan di Kota Tegal,” katanya.

Sementara Ketua Pelaksana Kegiatan, Erwindo Hascaryo, menambahkan, perhelatan tersebut digelar dalam rangka membangkitkan budaya minum teh yang selama ini mulai menurun. “Kegiatan ini berskala nasional dan baru pertama digelar di Tegal,” katanya.

Dia mengemukakan, perusahaan teh terbesar di Indonesia yang ikut ambil bagian. Antara lain, Teh Poci, Ton Tji, Pagilaran, Kaliguwa, Teh Djawa dan Gunung Subur. Dalam kesempatan itu, selain disediakan minuman teh juga disediakan stand kuliner makanan khas Tegal dan jajanan oleh – oleh Tegal, seperti sate kambing, tahu aci, lengko, soto, ponggol, alu-alu, pilus, anthor dan kacang bogares. “Untuk memeriahkan acara para pengunjung dihibur dengan berbagai pementasan, seperti tari tradisional, musik klasik, tari kontemporer, perform band,” ujarnya. (Wawan Hoed/Red1))

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *