Kenalkan Budaya Literasi, BI Tegal Serahkan Lima Pojok Baca Untuk PAUD di Tegal

SERAHKAN POTONGAN TUMPENG: Kepala KPw BI Tegal M. Taufik Amrozy menyerahkan potongan tumpeng kepada Bunda Baca Roro Kusnabila Dedy Yon usai meresmikan Pojok Baca dan Dongeng di PAUD Bougenville Tegalsari, Senin (4/11). (foto: smpantura.com)

TEGAL-Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Tegal menyerahkan Pojok Baca dan Dongeng untuk lima POS Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kota Tegal.

Peresmian pertama oleh Kepala KPw BI Tegal M. Taufik Amrozy di Pos PAUD Bougenville Tegalsari, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal, Senin (4/11).

Selain PAUD Bougenville keempat lainnya yakni POS PAUD Mawar Merah Tegalsari, POS PAUD Seruni Sumurpanggang, POS PAUD Nusa Indah Panggung, dan POS PAUD Delima Pekauman.

Hadir pada kesempatan tersebut Bunda Baca Kota Tegal dr. Roro Kusnabilla Erfa Dedy Yon, Duta Literasi Kota Tegal Dyah Probondari, Pembina Gerakan Tegal Membaca Ratna Edy Suripno, serta jajaran TP PKK Kota Tegal, dan lainnya.

Kepala BI Tegal  M. Taufik Amrozy mengatakan BI hadir dalam bidang pendidikan melalui banyak program. Antara lain program kunjungan belajar, beasiswa, magang, literasi/perpustakaan.

Pojok baca dan dongeng ini, kata M. Taufik, merupakan program sosial untuk turut memajukan generasi dalam rangka menyongsong program pemerintah Indonesia maju.

“Setiap tahun kami terus mengupayakan perbaikan mutu, kualitas dan kuantitas dari program sosial Bank Indonesia,” kata M. Taufik.

BI Tegal melalui Program Sosial juga telah membangun 15 BI Corner. Tahun 2019 BI Tegal mentargetkan 3 BI Corner. BI Corner ini dilengkapi dengan fasilitas ruang baca yang nyaman, tersedia peralatan multimedia, buku, serta ribuan buku digital/e-book.

Taufik berharap hadirnya Pojok Baca dan Dongeng, pemanfaatannya dapat meluas, keberadaannya memberikan manfaat yang baik bagi perkembangan pendidikan usia dini di Kota Tegal.

“Karena kami menyadari pentingnya pendidikan sejak dini untuk dikenalkan budaya literasi. Melalui dongeng, alat peraga.  Anak diajarkan bisa bercerita dengan baik. Mudah mudahan anak-anak sejak dini sudah mengenal belajar berinteraksi, tidak hanya bacaan tetapi juga aktualisasi dirinya melalui bercerita dan mendongeng,” imbuhnya.  (enn/Red4)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.