Agus Isyono dan Ahmad Zaeni Dilantik Jadi Direktur Perumda Air Minum Brebes

BREBES – Bupati Brebes, Idza Priyanti melantik dua jabatan direktur di Peeusahaan Umum (Perumda) Air Minum Tirta Baribis Brebes, Jumat (1/11). Yakni, Agus Isyono selaku Direktur Utama dan Ahmad Zaeni selaku Direktur.

Agus Isyono diangkat berdasarkan Keputusan Bupati Brebes nomor 821.2/731 tahun 2019, tentang Pengangkatan Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Baribis Kabupaten Brebes. Sedangkan Ahmad Zaeni diangkat berdasarkan Keputusan Bupati nomor 821.2/732 tentang Pengangkatan Direktur Perumda Air minum Tirta Baribis Kabupaten Brebes. Keputusan tersebut berlaku untuk keduanya sejak 1 November 2019 sampai 31 Oktober 2024.

Bupati Brebes Idza Priyanti mengatakan, pihaknya memberi tenggat waktu agar di tahun pertama dan kedua mampu memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat. Diharapkan sebanyak 55.000 sambungan bisa terakses dalam jangka waktu 5 tahun. Di samping itu, pengelolaan air minum juga harus memenuhi standar bersih dan sehat. “Saya yakin kedua direktur memiliki komitmen yang tinggi, jujur dan menjunjung integritas. Sehingga, akan bisa menjalankan tugas dengan amanah.

Menurut dia, kedua direktur itu dipilih dan dilantik setelah melalui proses seleksi yang dilaksanakan sesuai aturan berlaku. Panitia seleksi juga telah bekerja keras dengan menyeleksi secara administrasi, uji kelayakan dan kepatutan, dan wawancara akhir. Dari 9 orang peserta seleksi, 3 orang mendaftar pada jabatan direktur utama, dan 6 dan mendaftar di jabatan direktur. “Dalam proses seleksi, kami juga melibatkan pihak ketiga yang independen. Yakni, dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Sebelas Maret (UNS),” terangnya.

Sementara Dirut Utama Perumda Air Minum Tirta Baribis Agus Isyono mengatakan, pihaknya menargetkan 20 persen masyarakat Brebes terlayani air bersih. Saat ini layanan baru mencapai 12 persen, tiap tahun capaiannya 2 persen. Sehingga pada lima tahun mendatang akan mencapai 20 persen.  Bagi Kabupaten Brebes, target 12 persen merupakan target yang terkecil se Jawa Tengah. Untuk itu, perlu ditingkatkan terus demi kesejahteraan masyarakat Brebes. “Untuk mencapai ini, kami tengah membangun sumber air baku Tuk Uleng di Sirampog yang mampu mensuplay 200 liter/detik. Tuk Uleng nantinya akan melayani masyarakat Brebes wilayah selatan hingga mampu mengakses layanan hingga 16 ribu sambungan,” ungkapnya.

Sedangkan untuk kawasan industri, lanjut dia, pihaknya tengah mengupayakan dengan membangun aliran dari Waduk Cileweung Kuningan. Dari Waduk Cileweung juga akan memasok  200 liter perdetik, khususnya untuk mensuplay kawasan industri sepanjang kecamatan Losari, Tanjung, Bulakamba dan Banjarharjo. “Kami juga akan menekan tingkat kebocoran yang saat ini mencapain 28,8 persen, agar bisa diturunkan menjadi 25 persen. Langkah kami, berupa pembenahan internal, pembentukan satgas anti bocor-bocor, mengefektifkan sistem Geografik Information System (GIS),” pungkasnya.

(Setiawan-red2)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.