Pascasarjana IAIN Pekalongan Gelar Konferensi Internasional

FOTO BERSAMA NARASUMBER : Rektor IAIN Pekalongan Dr Ade Dedi Rohayana MAg, beserta unsur pimpinan dan Direktur Pascasarjana Dr Makrum MAg bersama unsur pengelola Pascasarjana, berfoto bersama dengan narasumber usai pembukaan Konferensi Internasional Studi Islam dengan Tema SDM Muslim menghadapi Revolusi Industri 4.0 yang digelar di Hotel Dafam Kota Pekalongan, Sabtu (5/10). Foto : SMPantura/Kuswandi

 

PEKALONGAN – Pascasarjana IAIN Pekalongan menggelar even internasional berupa konferensi internasional selama dua hari, Sabtu (5/10) – Minggu (6/10) di Hotel Dafam Kota Pekalongan. Even bergengsi tahunan ini bertajuk 2nd International Conference on Islamic Studies (ICIS), diselenggarakan rutin oleh Pasacasarjana. Dalam kesempatan tersebut, juga dilakukan penandatanganan Letter Of Intens (LOI) antara Pascasarjana IAIN Pekalongan dengan Fakultas Ekonomi Islam dan Keuangan UNISSA Brunei Darussalam. Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber berkelas internasional. Diantaranya, Dr Abdul Nasir bin Haji Abdul Rani (UNISSA Bruenei Darussalam), Prof Dr Ir Marsudi Wahyu Kisworo (Komisioner Independen PT Telkom Indonesia), Prof Dr Masykuri Abdillah (UIN Syarif Hidayatullah Jakarta), Anshari P Ali PhD (Mindanao State University Filipina), dan Dr Ade Dedi Rohayana MAg (Rektor IAIN Pekalongan).

Acara ini juga diikuti oleh peneliti senior dari berbagai perguruan tinggi dalam negeri dan luar negeri. Tidak kurang dari 133 artikel dari berbagai disiplin ilmu dipresentasikan oleh pembicara secara maraton selama dua hari. Konferensi internasional dibuka oleh Walikota Pekalongan Moch Saelany Machfudz SE, yang diwakili Sekda Kota Pekalongan Sri Ruminingsih. Pembukaan secara simbolis ditandai dengan pemukulan gong oleh Sri Ruminingsih, didampingi Rektor IAIN Pekalongan Dr Ade Dedi Rohayana MAg, bersama unsur pimpinan IAIN Pekalongan serta Direktur Pascasarjana IAIN Pekalongan Dr Makrum MAg. Direktur Pascasarjana IAIN Pekalongan, Dr Makrum MAg mengatakan, konferensi internasional dengan tema Sumber Daya Manusia (SDM) Muslim dalam menghadapi Revolusi Industri 4.0. Tema dimaksud, sengaja diangkat untuk menyiapkan SDM unggul, khususnya bagi generasi muslim dalam menghadapi sebuah perubahan zaman.

Tantangan Revolusi Industri 4.0, menurutnya belakangan sudah menjadi sebuah keharusan, sehingga harus dipersiapkan. “Dalam konferensi ini juga dipresentasikan berbagai artikel dari berbagai disiplin ilmu. Mudah-mudahan melalui pemikiran itu, sebagai bentuk sumbangsih IAIN Pekalongan dalam menghadapi Revolusi Industri 4.0 tersebut,” tegas Makrum. Terkait nota kerjasama, diharapkan dapat memberi manfaat kepada kedua belah pihak. Diharapkan kedepannya akan diadakan program pertukaran mahasiswa antara IAIN Pekalongan dengan UNISSA Brunei Darussalam, juga jika memungkinkan adanya beasiswa guna melanjutkan S2 bagi mahasiswa IAIN Pekalongan berprestasi dan memiliki minat tinggi.

Sementara, Walikota Pekalongan Moch Saelany Machfudz SE, dalam sambutannya yang dibacakan Sekda Kota Pekalongan Sri Ruminingsih menyatakan, kemajuan teknologi memberikan dampak bagi kehidupan manusia. Era Revolusi Industri 4.0, menunjukan bahwa perjalanan teknologi saat ini, sudah membawa ke era digitalisasi. Dimana, kata dia, seluruh aktivitas industri sudah menggunakan sarana inovasi digital. “Dan, hal ini harus dapat dipersiapkan SDM-nya, yang memang andal dan memahami teknologi dimaksud,” katanya. Oleh sebab itu, melalui konferensi internasional, diharapkan dapat mendorong industri digital dan inovasi agar dapat bersaing di era global, dan mengapresiasi upaya yang dilakukan IAIN Pekalongan. (Kuswandi/Red9)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.