Tim Plugin PHB Tegal Raih Juara Nasional

* Sajikan Web Programing di Smart IT-Fest UNS

TEGAL – <Tim Plugin dari mahasiswa Prodi D4 Teknik Informatika Politeknik Harapan Bersama (PHB) Tegal, kembali meraih juara pertama nasional di ajang Smart IT-Fest (IT Festival) 2019 di Atrium Hartono Mall, Solo, pekan lalu.

Sukses itu mengulangi prestasi yang diraih pada kompetisi tahunan yang digelar Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka (UHAMKA) Jakarta, awal Juli lalu. Yakni, saat itu terjun di ajang bertajuk ”I-Fest (IT Festival) 4.0 2019”. Dengan mengusung tema, “Light Up With Technology In Over Smart And Integrated Era”.

Hasilnya, dua tim yang diterjunkan perguruan tinggi vokasi di Tegal itu, ”Tim Gloire” dan ”Tim Plugin_007”, secara berurutan meraih juara pertama dan kedua. Tempat ketiga diraih tim mahasiswa Universitas Telkom.

Tim Gloire yang digawangi Bayu Adi Prasetyo dan Maulana Abdul Siddiq, sukses meraih juara pertama, karena menyajikan produk menarik bernama, ”Cybereye Community”. Produk tersebut merupakan aplikasi mobile, untuk publikasi event IT, dan media belajar IT. Kemenarikan lainnya yang membuat juri memberikan nilai tinggi, produk tersebut memiliki beragam resource dan challenge-nya.

Sedangkan Tim Plugin_007 beranggotakan Dhiya Reksa Kusumojati, Hisyam Maulana dan Akhmad Tantowi, meraih juara kedua. Tim itu, menyajikan karya ”Plug and Plan”. Merupakan platform aplikasi mobile, guna pemantauan lahan pertanian berbasis IoT.

Di ajang yang digelar Himpunan Mahasiswa Teknik Komputer UNS, bertema “Beauty of My City”, Tim Plugin PHB Tegal juga mengusung tema berkait dengan pertanian. Yakni, sebuah web programing untuk memetakan situasi dan kondisi agribisnis. Kegiatannya diawali dengan Talkshow, Seminar IT Nasional, dan IT Competition.

”Ini merupakan prestasi yang membanggakan bagi PHB Tegal, karena di sejumlah event nasional seperti yang digelar sejumlah perguruan tinggi ternama, tim mahasiswa kami mampu meraih juara,” Kaprodi D4 TI PHB Tegal Ginanjar Wiro Sasmito.

Melengkapi Fitur

Berkait dengan website yang disajikan di ajang tersebut, pihaknya menargetkan untuk melanjutkan sampai tahapan lebih sempurna. Antara lain, dengan melengkapi fitur e-commerce untuk hasil panen. Itu dapat diintegrasikan bagi sektor pemerintah, agar perolehan data agribisnis dapat dibuat dengan skema bottom-up.

Dia mengungkapkan, saat Grand Final, Tim Plugin terdiri atas Bayu Adi Prasetyo, Maulana Abdul Siddiq, Dhiya Reksa Kusumojati, dan Yayang Setiyawan. Tim itu akhirnya meraih juara pertama. Dua pesaingnya, tim dari Universitas Telkom Bandung meraih juara dua, dan tim tuan rumah (UNS) menempati juara ketiga.

Salah seorang anggota tim, Bayu Adi Prasetyo menjelaskan, produk website yang dibuat sebenarnya berupa sistem pemetaan agribisnis yang ada di wilayah Indonesia. Seperti untuk pertanian, perikanan, peternakan, dan kehutanan.

Keunggulannya, ada kekuatan visualisasi data grafik yang mampu menampilkan jumlah panen, dan varietas bibit, untuk setiap wilayah di Indonesia.

”Hal unik yang dinilai dewan juri, pada ada aplikasi website, terdapat platform untuk penghitungan laba rugi yang diperuntukkan untuk pelaku agribisnis,” terang Bayu,

Sementara itu, Ginanjar Wiro Sasmito menambahkan, pencapaian yang telah diraih tim mahasiswanya diharapkan dapat menggugah semangat dan kreativitas mahasiswa lainnya. Khusus agar lebih berminat dalam mengikuti kompetisi di tingkat nasional maupun internasional.

“Ini dapat menjadi tolok ukur keberhasilan, daya serap mahasiswa terhadap kurikulum, maupun materi kuliah yang diberikan dosen. Juga dapat mengangkat derajat maupun daya tawar mahasiswa, dosen, prodi dan kampus di kancah nasional,” ucap dia.(Riyono Toepra-red07)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.