DPRD Soroti Persoalan Sampah

<B>TEGAL<P> – Persoalan sampah di Kota Tegal hingga kini masih menjadi sorotan DPRD Kota Tegal. Bahkan, Pokja II DPRD Kota Tegal saat melakukan orentasi ke Kantor Lingkungan Hidup (KLH) masih mempertanyakan persoalan tersebut.

Menurut Kepala KLH, Resti, untuk volume sampah di Kota Tegal mencapai 250 ton/hari dan 25 persen seharusnya sudah bisa diolah. Oleh karena itu, program kedepan akan membuat pengelolaan sampah setempat dengan memakai keranjang bambu ukuran 1x1meter untuk ditempatkan di setiap TPST mulai Desember 2019 mendatang. “Paling ideal untuk pemisahan sampah adalah berawal dari rumah tangga,” katanya.

Dia mengemukakan, bekas pembuangan sampah yang kemudian diurug dengan tanah bisa dimanfaatkan setelah lima tahun kemudian. Hal itu karena sampah yang mengandung gas metan butuh waktu agar kandungannya berkurang.

Perwakilan Pokja II DPRD Kota Tegal, Habib Ali Zaenal Abidin menyampaikan, pihaknya berharap persoalan sampah jangan sampai muncul saat ada tamu resmi dari luar kota. Sebab, dampak dari polusi bau sampah membuat tidak nyaman dan akan mengganggu kredibilitas Kota Tegal. “Kami berharap persoalan sampah bisa segera dicarikan solusi yang terbaik,” katanya.(WawanHoed/Red1)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.