Melihat Reaksi Wali Kota Dedy Yon Saat Disambangi Warga Yang Sedang Kesusahan

 

Siang itu, Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono tengah berbincang santai usai sesi wawancara dengan sejumlah wartawan, di pelataran Pringgitan, rumah dinasnya di Komplek Balai Kota Tegal, Rabu (4/9/2019)

Tak berselang lama, berhenti tepat di halaman Pringgitan, mobil putih, taksi online yang menurunkan penumpang. Adalah Kevin Adam (32), warga Panggung Baru, gang 10, Kecamatan Tegal Timur, yang mengalami kelumpuhan.

Kevin yang duduk di kursi roda berkarat datang di antar perempuan setengah baya. Membawa kantong plastik berisi berkas administrasi kependudukan.

Kevin didiagnosa mengidap paraplegia atau kelumpuhan yang memengaruhi batang tubuhnya sejak lima tahun lalu. Awal maksudnya, ia datang untuk mengurus nomor induk kependudukan (NIK)-nya yang tidak terdaftar di pemerintah pusat.

Awalnya ia mengira, kantor Disdukcapil berada di Komplek Balai Kota Tegal. Seketika Dedy menghampiri. “Adam bukan?” tanya Dedy. Adam menyaut,”Benar pak wali.” Rupanya keduanya saling mengenal. Namun sudah cukup lama tidak saling berkomunikasi.

Seperti diketahui, Dedy Yon tidak memiliki smartphone, apalagi aplikasi whatsapp. Dedy hanya punya satu ponsel Nokia jadul untuk berkomunikasi, namun lebih sering disimpan ajudan pribadinya.

Suami dari dr. Roro Kusnabilla yang dikenal ramah dengan semua orang itu kemudian mempersilahkan Kevin bergabung. Jamuan makan siang disiapkan. Dedy kemudian mengintruksikan kepala OPD yang kebetulan tak jauh dari lokasi untuk melayani perbaikan NIK-nya.

“Ini ada warga Kota Tegal yang ternyata sahabat karib saya dulu. Ini tadi ada kesulitan dengan NIK KTP,” kata Dedy. Pelayanan langsung diberikan pegawai Disdukcapil. Melalui online, keperluan Kevin terlayani.

Tak hanya itu, melihat kursi roda Kevin yang berkarat, Dedy meminta ajudanya untuk membelikan kursi roda baru. Sekitar setengah jam kemudian kursi roda datang.

Mata Kevin nampak berkaca-kaca. Terharu, atas kepedulian teman lamanya itu. Apalagi rencana untuk mengganti kursi roda sudah sejak lama namun tak ada biaya.

Sesudahnya, Dedy berharap, pemerintah, termasuk dirinya dan OPD harus inisitaif dan memberikan respon cepat atas kebutuhan masyarakat.

“Ini bukan soal teman, sahabat, atau siapa. Semua tetap harus diprioritaskan. Misalnya ada masyarakatnya yang sakit, kita harus jemput bola. Warga harus menjadi prioritas kita,” katanya.

Kevin Adam merasa bersyukur dan mengucapkan terimakasih kepada Dedy Yon yang telah peduli dan tanggap terhadap warganya.

Ia mengaku kenal Dedy sudah cukup lama, dan pertemuanya siang itu tanpa direncanakan. Maklum, sejak sakit sekitar lima tahun lalu, Kevin tak lagi bekerja dan lebih banyak berdiam diri di rumah.

“Saya bersyukur, sahabat saya yang dulu, tidak lupa meski kondisi saya seperti ini. Apalagi Dedy sudah jadi wali kota, masih ingat saya,” ucapnya.

Kevin pun turut mendoakan kepada kepemimpinan Dedy Yon bersama Wakilnya M. Jumadi menjadi pemimpin yang amanah.

“Saya juga berdoa mudah-mudahan selalu diberi kesehatan dan tidak ada halangan dalam memimpin Kota Tegal menuju ke arah lebih baik,” pungkasnya. (Setyadi/Red4)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.