Siswa Dikenalkan Cara Memadamkan Kebakaran dan Permainan Egrang

EGRANG:Pramuka MI Luqman Al Hakim Slawi dikenalkan permainan trdisional egrang pada acara kemah kenaikan tingkat dan golongan Sako Pramuka SIT MI Luqman Al Hakim , Jumat (23/8).

SLAWI-Madrasah Ibtidaiyah (MI) Luqman Al Hakim Slawi menggelar kemah kenaikan tingkat dan pindah gologan Sako Pramuka Sekolah Islam Terpadu (SIT) di  lapangan sekolah, Kamis (22/8) hingga Sabtu (24/8). Kemah diikuti 385 siswa atau 32 regu, dari kelas 4, 5 dan 6.

Kepala MI Luqman Al Hakim, Daiman, yang juga  Kepala Majelis Pembimbing Gugus Depan mengatakan, kegiatan ini digelar untuk mengasah kemandirian, keterampilan dan kesiapan Pramuka SIT menghadapi kemungkinan kejadian alam.

“Kemah (Mukhoyyam) ini untuk melihat ketercapaian daya serap siswa dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler wajib Pramuka, “jelasnya, Jumat (23/8).

Selama kemah, para siswa diajar materi kepramukaan, karakter Pramuka SIT, serta dibiasakan melaksanakan sholat fardhu, shalat sunah qiyamul lail dan dhuha,  membaca Al Matsurat dan murojaah.

Mereka juga diajar untuk membiasakan hidup ramah lingkungan melalui kegiatan bersih diri dan lingkungan. Selain itu, diajar membuat kreasi singkong dan menyiapkan makan malam.

Kegiatan perkemahan ini, lanjut Daiman, juga mengajarkan persahabatan dan kebersamaan. Hal ini diwujudkan melalui kegiatan permainan, bertamu dan saling tukar suvenir.

Sementara itu, untuk menumbuhkembangkan nasionalisme pada diri siswa, nama regu menggunakan nama-nama pahlawan. Seperti Soekarno, Laksamana Malahayati, Panglima Polim, Cut Mutia, Pangeran Diponegoro dan Sisingamangaraja.

Selama tiga hari kemah , Pramuka MI Luqman Al Hakim juga mendapat pengetahuan tentang Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) dari Puskesmas Slawi, sosialisasi pemadam kebakaran dari petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Tegal.

Siswa juga dikenalkan permainan tradisional egrang, yang sekarang sulit dijumpai . Praktek bermain egrang berlangsung dengan seru. Siswa  tak hanya melihat pembinanya bermain egrang, tetapi juga bisa ikut mempraktekkan bermain egrang.

“Permainan ini mengenalkan konsep kepemimpinan, mampu menunjukkan sikap inisiatif dan pekerja keras dalam kehidupan sehari-hari,”jelasnya.

Perkemahan tersebut disambut antusias siswa. Mereka dengan riang gembira mengikuti berbagai kegiatan.(Sari/Red 6)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.