Pekerja Wajib Mendapatkan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

TANDA TANGAN: Bupati Tegal, Umi Azizah menandatangani kesepakatan bersama antara Pemkab Tegal dengan BPJS Ketenagakerjaan di Ruang Rapat Bupati Tegal, Senin (19/8).

SLAWI- Bupati Tegal, Umi Azizah menandatangani kesepakatan bersama antara Pemkab Tegal dengan BPJS Ketenagakerjaan tentang Optimalisasi Penyelenggaraan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Kabupaten Tegal. Acara dilaksanakan di Ruang Rapat Lantai 2 Pemkab Tegal, Senin (19/8).

Hadir pada acara tersebut, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Tegal, Cep Nandi Yunandar dan Kepala OPD Pemkab Tegal.

Menurut Umi, sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional yang kemudian diatur dalam Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial, setiap masyarakat pekerja wajib mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Program jaminan sosial ketenagakerjaan ini diperlukan sebagai bentuk perlindungan Pemerintah dari resiko kecelakaan kerja, kematian dan hari tua,”sebutnya.

Pada acara itu, Umi menyebutkan, pemerintah kini tengah mewacanakan adanya jaminan kehilangan pekerjaan, jaminan pelatihan dan sertifikasi.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Tegal, Cep Nandi Yunandar menyebutkan, penandatanganan kesepakatan  tersebut merupakan tindak lanjut penandatanganan tahun 2016.

Menurutnya, kepala desa dan perangkat desa di Kabupaten Tegal serta sejumlah pegawai non ASN dan pegawai perusahaan di Kabupaten Tegal telah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. “Jumlahnya sekitar 3.000-an orang,”sebutnya.

Program jaminan sosial ketenagakerjaan meliputi jaminan kecelakaan kerja ( JKK), jaminan kematian, jemainan hari tua dan jaminan pensiun.(Sari/Red 6)

 

 

 

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.