Ditinggal Nonton Karnaval, Rumah Warga Ludes Kebakaran

BREBES – Sebuah rumah di Desa Cipajang, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes, ludes kebakaran saat ditinggal pemiliknya menonton acara karnaval di desanya, kemarin sore. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Namun, Sugiman (58) selaku pemilik rumah, diperkirakan mengalami kerugian material hingga mencapai Rp 250 juta.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 14.58 itu bermula saat rumah ditinggal Sugiman bersama keluargannya pergi nonton karnaval di lapangan desa setempat. Ketika dua tetangga korban juga berniat menonton karnaval, mendadak mereka meliha
t kepulan asap dari rumah Sugiman. Melihat itu, mereka langsung berteriak minta tolong warga sekitar. Puluhan warga pun langsung berdatangkan dan berusaha memadamkan api secara manual. Bahkan, beberapa warga ada yang terpaksa menaik genting untuk memadamkan api. Hingga kemarin, belum diketahui pasti sumber api penyebab kebakaran tersebut.

“Kali pertama, kebakaran ini ketahui dua tetangga korban. Yakni, Pipi (40) dan Intan (30). Mereke juga berniat menonton karnaval, tetapi melihat ada kepulan asap dari rumah korban dan berteriak meminta tolong warga sekitar,” ungkap Serda Ridhoi Birojikin, Babinsa Desa Cipajang, Koramil 14 Banjarharjo.

Dia mengungkapkan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, karena kondisi rumah sepi ditinggal pemiliknya menonton karnaval dalam rangka memperingati HUT ke-74 Kemerdekaan RI. Namun korban diperkirakan mengalami kerugian hingga Rp 250 juta karena rumahnya ludes kebakaran. Bahkan, puluhan juta uang tunai korban yang disimpan dalam tas palstik hitam di dalam rumahnya juga ikut terbakar. “Sekitar pukul 16.00, api baru berhasil dipadamkan setelah satu unit mobil pemadam kebakaran datang ke lokasi kejadian,” terangnya.

Lebih lanjut dia mengimbau, bagi warga yang akan meninggalkan rumahnya untuk lebih teliti mengecek kondisi rumah agar benar-benar aman. Selain mengunci pintu, juga dicek kondisi kompor maupun saluran kelistrikan rumah karena bisa menjadi pemicu kebakaran. “Kami imbau warga untuk berhati-hati karena saat ini musim kering dan mudah terjadi kebakaran,” pungkasnya.

(Setiawan/ red2)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.