Berseragam Sekolah, Karyawan Tol Ini Gelar Upacara Peringatan Kemerdekaan RI

BREBES – Halaman Kantor Pejagan Pemalang Tol Road (PPTR), di gate tol Brebes Timur, Kabupaten Brebes, Sabtu pagi (17/8), mendadak berubah seperti sebuah sekolah. Ini lantaran banyaknya siswa yang hadir di halaman kantor untuk mengikuti upacara peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI.

Namun pelajar ini bukanlah siswa sungguhan, melainkan pelajar dadakan yang berasal dari para karyawan pengelola Tol Pejagan Pemalang. Ya, mereka sengaja mengenakan seragam sekolah untuk menjadi peserta upacara peringatan detik-detik proklamasi Kemerdekaan RI. Selain para karyawan, kegiatan juga diikuti petugas Polisi Jalan Raya (PJR) yang bertugas di ruas tol tersebut.

Para karyawan pengelola tol Pejagan Pemalang mengenakan seragam sekolah saat mengikuti upacara detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI, Sabtu (17/8). (Foto : dok/ SMpantura.com)

Kehadiran para pelajar sekolah dadakan yang berusia uzur ini, membuat suasana menjadi meriah. Adanya peserta yang berseragam sekolah, juga memancing karyawan lain tersenyum saat melihatnya. Apalagi, saat melihat teman sekantornya mengenakan seragam merah putih layaknya siswa Sekolah Dasar (SD). Selain berseragam SD, sebagian karyawan juga ada yang berseragam biru putih layaknya pelajar SMP dan seragam putih abu-abu seperti siswa SMA. Uniknya lagi, inspektur upacara pun mengenakan seragam layaknya kepala sekolah.

Meski upacara peringatan HUT ke-74 Kemerdekaan RI laksanakan layaknya anak sekolah, tetapi kegiatan berjalan lancar. Para peserta pun mengikuti detik-detik proklamasi dengan hikmat. Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan rama tamah antara karyawan kantor. Suara tawa dan kegembiraan muncul dari mereka saat melihat teman satu pekerjaan ini mengenakan seragam merah putih.

Kepala Cabang PT PPRT Ia Dwinarto mengatakan, upacara peringatan detik-detik proklamasi digelar sebagai bentuk rasa patriotisme kepada negara, dan untuk menghargai perjuangan para pahlawan bangsa. “Ini kami laksanakan untuk mengenang para pejuang sekaligus untuk meningkatkan rasa patriotisme kepada seluruh karyawan. Ada pun seragam sekolah yang dikenakan karyawan, sebagai upaya kami untuk menciptakan kemeriahan,” katanya.

(Setiawan/ red2)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.