Pemkot Tegal Diminta Tertibkan Papan Reklame Yang Melanggar Aturan

TEGAL – DPRD meminta kepada Pemkot Tegal untuk menertibkan terhadap papan reklame yang melanggar aturan. Salah satu papan reklame yang mendapat sorotan yaitu papan reklame yang terpasang di Jalan Sultan Agung, Kota Tegal karena letaknya hanya beberapa meter dari perlintasan pintu kereta dan melintang hampir setengah jalan.

Anggota DPRD, Sisdiono Akhmad mengatakan, apabila papan reklame tersebut melanggar aturan harus ditertibkan. Sebab, bisa membahayakan para pengguna jalan. Sebelumnya, di tempat tersebut telah terpasang papan reklame bukan dari rokok dan berbentuk vertikal, namun kini bentuk dan ukurannya diubah menjadi horisontal hingga melebar melebihi setengah Jalan Sultan Agung. “Pemerintah melalui Permenkes No 28 Tahun 2013 membatasi iklan, promosi, dan sponsorsip rokok. Pembatasan iklan juga dilakukan di seluruh media cetak maupun elektronik,” katanya.

Sementara itu, untuk iklan luar ruang (billboard) luasnya tidak boleh melebihi 72 meter persegi. Iklan juga tidak boleh ditempatkan di Kawasan Tanpa Rokok (KTR) atau jalan protokol. Papan iklan harus diletakkan sejajar bahu jalan dan tidak boleh melintang. Regulasi tentang rokok tertuang pada Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2010 tentang larangan merokok, UU Nomor 19 Tahun 2003, tentang pengamanan rokok bagi kesehatan, UU Nomor 36 Tahun 2009 tentang kesehatan, serta Peraturan Pemerintah tentang pengendalian tembakau. “Pemasangan billboard di Jalan Sultan Agung diduga menyalahi aturan perundangan maupun pekerjaan umum dan tidak mengindahkan etika. Kami minta Pemkot Tegal segera mengambil tindakan,” tegasnya.

Sementara itu, usai rapat Paripurna DPRD, Selasa (13/8), Wali Kota, Dedy Yon Supriono saat dikonfirmasi terkait hal tersebut akan meninjau ke lokasi. “Kami akan cek langsung ke lokasi tempat billboard yang terpasang di Jalan Sultan Agung,” katanya. (Wawan Hoed/Red1)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.