Belanja Daerah Pemkot Tegal Naik 10,11 Persen

Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono menyerahkan berkas nota keuangan Raperda Kota Tegal tentang Perubahan APBD 2019 kepada Pimpinan DPRD Kota Tegal. (Wawan Hoed)

TEGAL – Pemkot Tegal mengajukan kenaikan untuk belanja daerah sebesar 10,11 persen pada Perubahan Anggaran Tahun 2019. Hal itu disampaikan Wali Kota, Dedy Yon Supriyono dalam Rapat Paripurna DPRD dengan agenda Penyampaian Penjelasan Wali Kota Tegal atas Pengantar Nota Keuangan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kota Tegal tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Tegal tahun Anggaran 2019 di Ruang Paripurna DPRD Kota Tegal, Selasa (13/8).

“Secara umum anggaran belanja daerah sebelum perubahan sebesar Rp1.120.465.803.000 dan direncanakan menjadi sebesar Rp 1.233.717.804.000, sehingga mengalami kenaikan sebesar Rp113.252.001.000 atau 10,11 persen,” ujar Dedy Yon Supriyono.

Menurut dia,kenaikan tersebut terdiri dari belanja tidak langsung sebelum perubahan sebesar Rp 445.427.145.000 direncanakan menjadi sebesar Rp 456.306.259.000, sehingga naik sebesar Rp 10.879.114.000 atau 2,44 persen dan Belanja Langsung sebelum perubahan sebesar Rp 675.038.658.000 direncanakan menjadi sebesar Rp 777.411.545.000, sehingga mengalami kenaikan sebesar Rp 102.372.887.000 atau 15,17 persen.

Sedangkan untuk Pendapatan Daerah direncanakan terjadi kenaikan sebesar 3,49 persen. Pendapatan Daerah pada tahun anggaran 2019 sebelum perubahan sebesar Rp 1.043.670.057.000, direncanakan menjadi sebesar Rp 1.080.141.230.000, sehingga terjadi kenaikan sebesar Rp 36.471.173.000 atau 3,49 persen.

Dia menyatakan, untuk kenaikan pendapatan asli daerah terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebelum perubahan Rp 297.677.322.000 direncanakan menjadi sebesar Rp 305.107.626.000 sehingga terjadi kenaikan sebesar Rp 7.430.304.000 atau 2,50 persen. Penerimaan dari Dana Perimbangan sebelum perubahan sebesar Rp 664.378.158.000 direncanakan menjadi sebesar Rp 657.351.343.000, sehingga terjadi penurunan sebesar Rp 7.026.815.000 atau (1,06%) dan Penerimaan dari lain-lain pendapatan daerah yang sah sebelum perubahan sebesar Rp 81.614.577.000 direncanakan menjadi sebesar Rp 117.682.261.000, sehingga terjadi kenaikan sebesar Rp 36.067.684.000, atau 44,19 persen.

Dedy Yon menyampaikan, dalam Raperda Kota Tegal tentang perubahan APBD Kota Tegal tahun anggaran 2019 diklasifikasikan menurut urusan pemerintahan dibagi dalam jumlah alokasi anggaran untuk urusan wajib pelayanan dasar sebesar Rp 817.435.427.000, jumlah alokasi anggaran untuk urusan wajib bukan pelayanan dasar sebesar Rp 151.010.003.000, jumlah alokasi anggaran untuk urusan pilihan sebesar Rp 39.939.536.000 dan jumlah alokasi anggaran untuk urusan pemerintahan fungsi penunjang sebesar Rp 225.332.838.000. “Kami berharap untuk pembahasan Raperda kota Tegal tentang Perubahan APBD Kota Tegal tahun anggaran 2019 dapat berjalan lancar sesuai mekanisme dan waktu yang telah disepakati bersama dengan dilandasi semangat untuk bersama-sama mewujudkan masyarakat Kota Tegal yang sejahtera,” tandasnya. (Wawan Hoed/Red1)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.