28 Pakar IT Digembleng Kecerdasan Buatan

TEGAL – Sebanyak 28 pakar information technology (Teknologi Informasi) dari sejumlah perguruan tinggi dan perusahaan swasta di tanah air, digembleng agar mampu lebih kreatif menciptakan kecerdasan buatan, di Laboratorium Informatics Engineering (IE) Gedung D Kampus 1 Politeknik Harapan Bersama (PHB) Tegal.

Kegiatan yang terangkum dalam ”Workhsop On Image Recognition And Caption Generation”, langsung mendatangkan instruktur, yang merupakan Co-Founder Bisa AI dan Head Scientist PT Premier Optima Sattiga, M Octaviano Pratama.

”Kegiatan dikemas dalam bentuk penyajian teori sebanyak 30 persen, dan praktikum langsung sebanyak 70 persen,” terang penaggung jawab kegiatan, La Ode Muhammad Zulfiqar.

Dia menambahkan, peserta kegiatan umumnya bekerja sebagai dosen, peneliti dan praktisi di bidang information Teknologi (IT). Mereka selain telah bergelar doktor, juga rata-rata tengah menyelesaikan penyusunan disertasi program doktoral.

Sementara itu, workshop yang digelar Prodi Teknik Informatika (TI) PHB melalui unit bisnisnya, InfoTek-HB, sebenarnya antara lain dalam rangka menjawab tantangan revolusi industri 4.0.

Kecerdasan Buatan
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai Kamis (22/7) hingga Sabtu (24/7),  juga merupakan bagian dari Artificial Intelligence (AI), atau Kecerdasan Buatan yang merupakan tren utama teknologi informasi saat ini. Itu berdasar survey Gartner Trend sepanjang tahun 2018.

Semua peserta terlihat begitu antusias mengikuti kegiatan. Seperti diungkapkan Rusdi Umar PhD. Dia menilai kegiatan yang digelar InfoTek-HB cukup menyenangkan dan menantang. Karena sistem workshop yang disajikan implementatif, full praktikum dan banyak studi kasusnya.
M Nishom selaku Chief Manager of InfoTek-HB mengatakan, selama tiga tahun berdiri, unit bisnisnya tersebut hanya berfokus pada pengembangan perangkat lunak dan multimedia. ”Tapi sekarang sudah mulai mengembangkan lingkup bisnis pada skema training, atau pelatihan dalam bidang IT,” ucap dia.

Kini dia terus berkomitmen menyelenggarakan kegiatan serupa, dengan tema yang lebih terbarukan. Sesuai rujukannya dari hasil survey Gartner Trend. Selain itu akan terus mengembangkan unit bisnisnya hingga mampu menyelenggarakan kegiatan sertifikasi kompetensi dalam bidang IT, untuk skema profesional tingkat internasional.

(Riyono Toepra/ red38)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.