Kantor Kementerian Agama Terapkan Pelayanan Terpadu Satu Pintu


SLAWI – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tegal menerapkan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP). Penerapan PTSP merupakan persembahan bagi masyarakat yang menginginkan pelayanan publik pemerintah, yang lebih cepat, lebih mudah, tepat dan terjangkau. 

Bupati Tegal, Umi Azizah  menyambut baik inovasi Kantor Kementerian Agama dalam rangka  memberikan layanan terbaiknya. Untuk itu, semua pihak harus bisa mendukung dan menyukseskan PTSP ini, tanpa terkecuali, termasuk kebutuhan sarana dan prasarananya yang lekat dengan penggunaan teknologi informasi. Hadirnya  konsep one stop service di Kantor Kementerian Agama ini sebagai bentuk inovasi kolaboratif dari seluruh unit kerja di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tegal.

“Saatnya kini kita persembahkan layanan publik berkualitas, cepat, mudah , terbuka dan anti diskriminasi. Karena kedepan, mau tidak mau kita akan berada pada situasi lingkungan dimana pelayanan publik kita akan berfokus pada Citizen Centrism dan digitalisasi layanan publik,” kata Umi saat menghadiri pembinaan ASN dan peresmian PTSP di Kantor Kementerian Agama di Slawi, Selasa (16/7). 

Menurut Umi, pemenuhan kebutuhan publik menjadi bagian penting dari upaya membangun kepercayaan masyarakat kepada pemerintah. Sehingga dalam penyelenggaraannya harus dilakukan seiring dengan harapan dan tuntutan publik, dimana kepuasan publik sebagai indikatornya.
“Saya menyambut baik hadirnya PTSP di Kemenag ini, semoga masyarakat Kabupaten Tegal mendapatkan layanan kepuasan yang baik,” harapnya.

Kepala Kantor Kementerian Agama  (Kemenag) Kabupaten Tegal, Sukarno menuturkan, di dalam PTSP Kemenag terdapat empat puluh delapan jenis layanan, diantaranya Sub Bag TU, Seksi Pendidikan Madrasah, Seksi  Pontren, Seksi PAIS, Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umroh, Seksi Bimbingan Masyarakat Islam serta Penyelenggara Syariah. Dengan motto layanan profesional, akurat, santun, tanggung jawab dan ikhlas atau PASTI, Sukarno berharap dapat memberikan kemudahan masyarakat untuk memperoleh pelayanan, meningkatkan pelayanan publik juga memberikan jaminan kepastian hukum. Pada peresmian tersebut, diperagakan bagaimana PTSP diberikan kepada masyarakat. Untuk mendapatkan pelayanan, masyarakat harus mengambil nomor antrian dan memilih layanan  yang dibutuhkan. Selanjutnya, di dalam ruang PTSP sudah ada petugas yang  siap membantu warga. 

(sari/ red38)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.