Take a fresh look at your lifestyle.

Lima Komoditas Berpotensi Naik Saat Ramadan

90

TEGAL, smpantura.com – Empat komoditas kebutuhan pokok dianggap berpotensi mengalami kenaikan saat Ramadan nanti. Hal ini mengemuka dalam High Level Meeting yang digelar Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Tegal, kemarin.

Sejumlah materi dibahas bersama dan fokus membangun strategi pengendalian inflasi menjelang Bulan Ramadan serta Hari Raya Idul Fitri. Turut hadir, Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono didampingi Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Tegal, Dodi Nugraha serta pejabat dari berbagai instansi.

Menurut Dodi, komoditas kebutuhan pokok yang menjadi sorotan selama Ramadan yakni telur, tempe, cabai, ayam ras dan daging. Kelimanya dianggap selalu berulang mengalami kenaikan. Untuk itu, pihaknya menilai perlu dilakukan adanya ketahanan pangan di tingkat masyarakat. Salah satunya dengan menanam tanaman yang bermanfaat secara hidroponik.

‘’Memang tidak semua bisa, tetapi hal ini perlu dikembangkan. Jika nanti ada kenaikan harga saat Ramadan maupun Lebaran, kita antisipasi dengan operasi pasar.

Sementara, Wali Kota Tegal, Dedy Yon mengatakan, kenaikan harga kebutuhan pokok biasa terjadi menjelang datangnya puasa dan hari raya keagamaan. Oleh karenanya, momentum itu harus menjadi perhatian bersama. Sebab dengan terjadinya kenaikan masyarakat yang akan terkena imbasnya.

‘’Masyarakat kita sedang dalam masa taraf pemulihan karena pandemi Covid-19, jangan sampai akan terbebani lagi dengan kenaikkan beberapa komoditi. Inflasi juga bisa ikut terpengaruh,’’ ujar Dedy.

Disebut Dedy, inflasi di Kota Tegal sampai dengan Februari 2021 mencapai pada kisaran angka 1,38 perseb lebih baik dibanding pada Januari 2021 dan masih di bawah sasaran nasional tiga persen plus minus satu persen.

“Kita ketahui bersama, kenaikan harga cabai di pasar-pasar terjadi kembali. Apa yang menjadi penyebabnya, harus segera terpecahkan, tugas kita semua untuk bisa meredam gejolak ini,’’ tandasnya. (T03-red)

 

BERITA LAINNYA