Take a fresh look at your lifestyle.

2.000 Warga Berisiko Covid-19 di Brebes Dirapid Test

82

BREBES – Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Brebes, hingga kini telah melakukan rapid test terhadap sekitar 2.000 warga yang masuk daftar Orang Dalam Risiko (ODR) virus corona (Covid-19). Langkah itu dilakukan sebagai upaya deteksi awal terhadap penyebaran Covid-19 di Kota Bawang.

“Tahap pertama, kita sudah rapid test terhadap 1000 orang yang masuk ODR. Kemudian, di tahap kedua, sudah sebanyak 1000 ODR, sehingga sampai saat ini totalnya sudah sekitar 2.000 warga yang kami rapid test,” ungkap Kepala Dinkes Pemkab Brebes, dr Sartono, kemarin.

Di mengatakan, dari hasil rapid test tersebut memang ada beberapa yang reaktif Bahkan, saat di swab juga ada yang positif. Warga yang masuk ODR itu merupakan mereka yang memiliki penyakit Tuberculosis (TB). “Total penderita TB di Brebes ini mencapai 3.000 orang lebih. Mereka yang mejadi fokus kami di rapid test, karena sangat rentan. Selanjutnya, rapid akan kami lakukan ke warga dengan penyakit rentan lain,” terangnya.

Menurut dia, selain penderita TB, penyakit lain yang rentan terhadap Covid-19 adalah, Diabetes Militus dan lansia. Mereka rentan terkena Covid-19, karena penyakit bawaannya tersebut. Sedangkan para lansia juga rentan, lantaran daya tahan yang menurun dan biasanya diikuti penyakit diabetes militus. “Kalau untuk lansia dan penderita Diabetes Militus ini, jumlah totalnya ada sekitar 18.000 orang. Ini juga akan menjadi fokus kami selanjutnya,” ungkapnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, untuk mempercepat deteksi dini dan pelayanan, pihaknya telah melatih pengambilan sample swab bagi tenaga medis di sebanyak 38 puskesmas yang ada di Brebes. Itu dilakukan selain untuk mempercepat tracking dan pencegahan, juga mempermudah masyarakat agar cepat terlayani. “Saat ini pengambilan swad tidak harus ke rumah sakit, tetapi petugasnya akan mendatang rumah warga. Sedangkan swab akan diperiksa di RSU Brebes,” pungkasnya.

(setiawan-red2) 

BERITA LAINNYA