Take a fresh look at your lifestyle.

18 LMDH Terima Dana Bagi Hasil Perhutani, Total Rp 317 Juta

111

SLAWI – Sebanyak 18 Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) menerima dana bagi hasil produksi kayu dari Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Balapulang, Rabu (19/8). LMDH yang berasal dari wilayah kerja KPH Balapulang meliputi Kabupaten Tegal dan Kabupaten Brebes itu, mendapatkan total sharing sekitar Rp 317 juta.

Penyerahan dana bagi hasil tersebut secara simbolis dilakukan oleh Kepala Kesatuan Pemangkuan Hutan (KKPH) Balapulang/Administratur, A Fadjar Agung Susetyo di ruang Silva kantor KPH Balapulang kepada perwakilan LMDH. Dana sharing itu merupakan hasil produksi kayu tahun 2017.

“Pembagian dana sharing ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar hutan,” kata Administratur/KKPH Balapulang, Anto melalui Fadjar.

Dikatakan, pada tahun 2020 ini dana sharing yang dibagikan via transfer ke rekening masing-masing LMDH dengan total sharing hasil produksi kayu tahun 2017 sebesar Rp 317.681.074. Jumlah bagi hasil yang cukup besar ini diharapkan masyarakat sekitar hutan yang bergabung dalam LMDH dapat memanfaatkannya untuk usaha produktif dan pengembangan usaha lainnya dengan baik.

“LMDH harus mulai menggali dan mengoptimalkan potensi wisata, agroforestry dan potensi usaha lainnya, sehingga LMDH tidak hanya mengandalkan dari dana sharing kayu saja,” ujarnya.

Ketua Paguyuban LMDH KPH Balapulang, Eko Agus Susilo yang mewakili LMDH dalam acara tersebut, mengucapkan terima kasih kepada Perum Perhutani Divisi Regional Jawa Tengah KPH Balapulang.

“Terima kasih kepada Perum Perhutani KPH Balapulang atas pembagian sharing ini. Pembagian sharing ini sudah kami tunggu-tunggu di tengah melemahnya ekonomi karena dampak Covid-19,” tuturnya. (Wiwit-red03)

BERITA LAINNYA