Take a fresh look at your lifestyle.

16.274 KPM Terima Bantuan Sosial Tunai  

149

SLAWI- Sebanyak 16.274 keluarga penerima manfaat  (KPM) terdampak Covid-19 diKabupaten Tegal  menerima Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kementerian Sosial.  Masing- masing  KPM menerima bantuan uang sebanyak Rp 600.000 per  bulan yang akan diberikan  selama 3 bulan.

Bantuan tersebut dapat dicairkan di Kantor Pos di masing masing wilayah  kecamatan sesuai jadwal .

Penyerahan secara simbolis BST dari Kemensos dilakukan oleh Bupati Tegal, Umi Azizah didampingi Sekretaris  Dinas Sosial, Yudi Kadarwati di Kantor Pos Slawi, Jumat (8/5).

Bupati berharap agar bantuan  tersebut dimanfaatkan sebaik baiknya untuk memenuhi kebutuhan pokok keluarga sehari-hari  ditengah masa   pandemi Covid-19.

“Jangan digunakan untuk hal-hal yang tidak penting atau tidak perlu,”  tegas Umi Azizah.

Menurut Umi, penyaluran bantuan sosial tunai ini berlangsung lancar.Hanya  saja, proses pendataannya cukup lama karena  harus mencocokan dan  memilah calon penerima agar tidak terjadi tumpang tindih.

Warga yang sudah menerima bantuan dari pemerintah pusat seperti Program Keluarga Harapan (PKH) tidak menerima bantuan tunai, dan yang sudah menerima bantuan sosial  tunai maupun non tunai tidak menerima bantuan dari gubernur.

Demikian pula penerima bantuan  beras 20  kg dari APBD  Kabupaten Tegal juga tidak menerima bantuan langsung dari dana desa.

“Intinya data penerima bantuan harus satu,  tidak boleh tumpang tindih,”tegasnya.

Ditambahkan, dengan cairnya bansos dari pemerintah pusat, maka Pemkab Tegal saat ini tinggal menunggu bantuan dari  Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang  belum cair .

Dikatakan,  informasi dari pemerintah provinsi,   data penerima manfaat program bantuan gubernur sudah fix sebanyak  70.366 KPM . Dengan demikian maka  61 persen warga Kabupaten Tegal sudah tercover mendapatkan bantuan sosial,  baik bantuan dari pemerintah pusat, provinsi maupun kabupaten.

Ditegaskan , Pemerintah Kabupaten  Tegal selalu melakukan update data dalam pendataan warga penerima bantuan atau penerima manfaat. Oleh karena itu bagi  warga masyarakat yang belum tercover masih ada kesempatan untuk di data tahap berikutnya.

MENGAMBIL: Warga mengambil bantuan sosial tunai (BST) dari Kementerian Sosial berupa uang sebesar Rp 600.000 di Kantor Pos Slawi, Jumat (8/5).

“Prinsip Pemkab siap menerima masukan dari siapapun untuk melakukan perbaikan data di waktu yang akan datang,” tegasnya.

Sekretaris Dinas Sosial Yudi Kadarwati mengatakan, untuk pengambilan BST bisa dilakukan dengan tiga cara. Yakni, pengambilan di kantor pos oleh KPM, lewat desa dengan komunitas dan diantar petugas kantor pos ke KPM.

Sementara itu, Kepala Kantor Pos Besar Tegal,  Teddy Kurniawan mengungkapkan, untuk penyaluran BST ini, pihaknya menyediakan loket khusus selama tujuh hari kedepan.

Loket khusus ini beroperasi mulai hari Jumat (8/5) sampai Kamis depan (14/5).

“Untuk Kabupaten Tegal ada 16.274 KPM yang dilayani. Pelayanan  bisa dilakukan di seluruh cabang . Adapun untuk Kabupaten Tegal kami ada sekitar 18 cabang,” ujarnya.

Teddy mengatakan, apabila ada KPM yang tidak bisa hadir langsung ke kantor pos, karena sakit atau sebab lainnya, kantor pos menyediakan petugas khusus untuk mengantarkan bantuan.

Menurutnya, Kantor Pos Besar Tegal yang membawahi Kabupaten Tegal dan Kota Tegal menyiapkan 31 petugas pengantar .

“Kami sudah siapkan sebanyak 31 pengantar untuk melayani warga Kabupaten Tegal dan Kota Tegal, dengan jam operasi dari pagi sampai siang,” terangnya.

Dikatakan, jasa antar BST diprioritaskan bagi KPM yang sakit, maupun KPM yang daerahnya sedang memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

“Bagi KPM yang ingin memanfaatkan jasa antar ini, bisa langsung menghubungi pihak kantor pos atau pun Dinas Sosial Kabupaten Tegal,”imbuhnya. (Sari/Red-06).

 

 

BERITA LAINNYA