Take a fresh look at your lifestyle.

11 Hari Wakil Wali Kota Tak Ngantor, Ini Penjelasan Sekda

77

TEGAL – Selama hampir 11 hari lamanya, keberadaan Wakil Wali Kota Tegal Muhamad Jumadi masih menjadi misterius. Hal itu dibenarkan Sekretaris Daerah Kota Tegal, Drs Johardi saat ditemui di Kantor Kominfo, Kompleks Balai Kota setempat, Senin (22/2) siang.

“Sejak 11 Februari 2021, Pak Wakil Wali Kota tidak berangkat. Sesuai informasi dari ajudan seperti itu. Kemudian sudah beberapa kali saya telepon juga tidak bisa terhubung,” kata Johardi kepada sejumlah wartawan.

Menurut Johardi, Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono berulangkali meminta dirinya untuk mencari kabar keberadaan Wakil Wali kota.

Bahkan, Johardi mengaku sempat menghubungi istri Wakil Wali Kota, Dyah Probondari yang juga ternyata masih mencari keberadaan suaminya.

“Perhatian pak Wali Kota sempat menanyakan keberadaan Pak Jumadi, mudah-mudahan beliau dalam keadaan sehat wal afiat dilindungi Allah Subhanahu wa taala,” ujarnya.

Saat ditanya rumor ketidakharmonisan antara Wali Kota dengan Wakil Wali Kota, Johardi menanggapinya diplomatis.

“Saya yakin pak Wali orangnya sangat baik dan harapannya semua bekerja dengan baik. Apakah karena sesuatu hal saya tidak tahu. Namun saya doakan hubungan beliau-beliau bisa cepat kembali semula,” bebernya.

Sementara, saat sejumlah wartawan mencoba mendatangi Ruang Kerja Wakil Wali Kota di Kompleks Balai Kota, Senin (22/2) siang, kantor tersebut kedapatan dalam keadaan kosong dan terkunci.

Begitu halnya saat SMPantura menyambangi Rumah Dinas Wakil Wali Kota, didapati dalam keadaan sepi. Di sana, hanya ditemui seorang petugas kebersihan, asisten rumah tangga pribadi keluarga serta seorang petugas Satpol PP.

Petugas Satpol PP di Rumah Dinas Wakil Wali Kota, Syukur menyebut, tidak mengetahui keberadaan Wakil Wlai Kota maupun penghuni lainnya. Kondisi rumah dinas sudah sepi sejak awal Februari 2021. Sementara nampak mobil dinas, berplat merah G-2-E terpakir di garasi belakang.

“Sejak tanggal 2 Februari seluruh pengawalan memang ditarik termasuk Pamwal. Satpol hanya berjaga sampai jam 14.00 WIB setiap hari, tidak sampai malam hari,” kata Syukur.

Awak media, kemudian berusaha menghubungi Wakil Wali Kota, Muhamad Jumadi melalui pesan aplikasi Telegram, namun hingga berita selesai dibuat belum ditanggapi.

Sementara hingga siang, sejumlah awak media masih menunggu di Pringgitan Rumah Dinas Wali Kota Dedy Yon Supriyono untuk mengonfirmasikan kabar tersebut. (*)

BERITA LAINNYA