Take a fresh look at your lifestyle.

1.525 Mahasiswa Baru PHB Tegal Ikuti Pengenalan Kehidupan Kampus

143

TEGAL – Sebanyak 1.525 mahasiswa baru Politeknik Harapan Bersama (PHB) Tegal, tahun akademik 2019-2020, mengikuti kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus, sejak Selasa (3/9) hingga Kamis (5/9).
Wadir I Bidang Akademik Arfan Haqiqi MKom yang membuka kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) berharap, mahasiswa baru agar dapat mengikuti kegiatan itu dengan baik.
”Karena ini akan jadi modal dalam mengarungi perkuliahan di kampus PHB Tegal. Di kegiatan ini ada berbagai stand unit kegiatan mahasiswa. Mahasiswa baru hendaknya dapat mengenalnya secara baik. Bagaimana caranya mengikuti kegiatan di unit kegiatan mahasiswa, berkomunikasilah yang baik dengan senior kalian yang sudah duduk di semester lebih atas,” ucap dia, didampingi Ketua Yayasan Pendidikan Harapan Bersama (YPHB) Tegal Khafdillah MS SKom SH MH.
Dia juga mengingatkan soal keaktifan di berbagai kegiatan mahasiswa, prestasi akademik juga perlu dijaga dan ditingkatkan. Lebih penting lagi, dia mengajak seluruh mahasiswa untuk bersama-sama membangun bangsa melalui belajar di kampus itu, dengan sungguh-sungguh dan istiqomah.
Karena perguruan tingginya adalah perguruan tinggi vokasi, bukan akademi seperti pada umumnya. Vokasi lebih menitik beratkan pada praktik secara nyata penguasaan ilmu yang diperoleh. Bukan penguasaan teori semata.
Lebih Memotivasi
Dengan landasan semangat seperti itu, dia pun berharap dapat lebih memotivasi mahasiswa baru untuk dapat berprestasi seperti mahasiswa lainnya yang duduk di semester lebih atas.
Bahkan diingatkan untuk tidak menjadi jago kandang. Artinya prestasi yang diraih juga dari ajang persaingan bebas dengan mahasiswa dari perguruan tinggi lain. Baik di tingkat daerah, provinsi, nasional maupun internasional.
Bila prestasi di ajang internasional dapat diraih, menurut dia, dapat meningkatkan kontribusi daya saing bangsa secara luas. Itu dinilainya sudah sesuai dengan salah satu implementasi visi perguruan tingginya. Yakni, Politeknik yang “Berwawasan global”.
Hal itu juga sudah diaktualisasikan dalam kegiatan peningkatan kualitas perkuliahan, melalui kerjasama dengan MSU Malaysia, dengan menggelar kelas internasional. Penyelenggaraan kelas tersebut juga menjadi bukti peningkatan kualitas perkuliahan di perguruan tingginya.
Dia juga kembali mengingatkan untuk tidak mudah terlena dengan prestasi yang sudah dicapai selama ini. Seperti meraih peringkat 29 pada claster vokasi secara nasional. ”Ini bukan berarti sudah selesai. Tapi tugas mempertahankan dan meningkatkannya adalah yang harus terus diupayakan,” ucap dia.(Riyono Toepra/red07)

BERITA LAINNYA